You are currently browsing the category archive for the ‘Seruan Veggie di Koran’ category.

Al Gore akhirnya mengakui konsumsi daging merusak lingkungan dan secara pribadi telah turut jadi bagian dari solusi dengan mengurangi konsumsi daging di piring makannya.
I’m not a vegetarian, but I have cut back sharply on the meat that I eat,” he told ABC Television from New York.”It’s absolutely correct that the growing meat intensity of diets around the world is one of the issues connected to this global crisis – not only because of the CO2 involved, but also because of the water consumed in the process
sumber:


Advertisements
smart vegetarian kid

smart vegetarian kid

KOMPAS CYBER MEDIA

Anak-anak dengan IQ (Intelligence Quotient) tinggi, cenderung akan tumbuh menjadi seorang vegetarian atau hanya makan sayuran. Ini merupakan hasil dari sebuah riset yang dilakukan di Inggris dan dimuat dalam British Medical Journal

Anak-anak ber-IQ tinggi saat memasuki masa remaja memiliki risiko penyakit kardiovaskular lebih rendah. Hal ini bisa menjelaskan kaitan antara kepintaran dan kesehatan. “Orang dengan otak cerdas cenderung memiliki pola makan lebih sehat,” kata peneliti senior di Universitas Southampton, Inggris, Catharine Gale yang memimpin riset.

Seperti kita ketahui, seorang vegetarian kadar kolesterolnya rendah serta jarang menderita obesitas dan penyakit jantung. Sehingga bisa dimengerti mengapa anak ber-IQ tinggi memiliki risiko penyakit jantung lebih rendah saat mereka dewasa. Studi lain juga menyebutkan bahwa anak berotak cerdas biasanya memiliki gaya hidup sehat; tidak merokok, tidak kegemukan, tekanan darahnya normal dan rajin berolahraga.

Dalam riset yang dilakukannya, Gale dan tim peneliti mengumpulkan data dari 8200 pria dan wanita berusia 30 tahun, yang IQ-nya pernah dites saat mereka berusia 10 tahun. Hasilnya menarik, anak dengan IQ tinggi banyak yang menjadi vegetarian saat mereka berusia 30 tahun. Sekitar 4.5 persen responden adalah vegetarian, 2,5 persen seorang vegan (menolak makan daging atau memakai produk yang menggunakan tes terhadap binatang), dan 33,6 persen menyatakan mereka vegetarian tetapi juga makan ikan dan daging ayam.

Kebanyakan yang menjadi vegetarian adalah wanita atau mereka yang berasal dari kelas sosial atas atau berpendidikan tinggi. Meski begitu, menurut Gale, IQ tetap menjadi faktor penting dalam menentukan gaya hidup sehat seseorang.

Tetapi penelitian ini dianggap  belum bisa menjawab semua pertanyaan. Karena tidak disebutkan apakah anak-anak itu tumbuh dalam lingkungan vegetarian atau tidak. “Kita tidak tahu bagaimana kebiasaan atau gaya hidup orangtua mereka, atau apakah ada penyebab atau kejadian khusus yang membuat anak-anak itu tumbuh menjadi seorang  vegetarian,” kata profesor dari Universitas Texas, Lona Sandon.

Sedangkan penjelasan mengapa vegetarian lebih banyak wanita, Sandon mengatakan bahwa wanita memang lebih peduli pada kesehatan dibanding dengan pria. “Jadi jika mereka (kaum perempuan) percaya bahwa vegetarian memiliki manfaat kesehatan, mereka akan memilihnya,” tambahnya.

Sumber: Health Day
Penulis: An
http://64.203.71.11/ver1/Kesehatan/0612/16/164939.htm

sumber lain menyebutkan:

The evidence linking vegetarianism to good health outcomes is very strong,” said Dr. David L. Katz, the director of the Prevention Research Center and an associate professor of public health at the Yale University School of Medicine.

“Studies, for example, of vegetarian Seventh-Day Adventists in California suggest that they have lower rates of almost all major chronic diseases, and greater longevity, than their omnivorous counterparts,” Katz said. “Evidence is also strong and consistent that greater intelligence, higher education, and loftier social status–which tend to cluster with one another–also correlate with good health.”
https://www.magellanassist.com/Mem/library/default.asp?TopicId=189&CategoryId=0&ArticleId=113

sumber: http://kesehatan.kompas.com/read/xml/2009/03/07/02405619/pikiran.lebih.jernih.dengan.vegetarian
Sabtu, 7 Maret 2009 | 02:40 WIB
Laporan wartawan KOMPAS Lukas Adi Prasetyo
345767420l

YOGYAKARTA, JUMAT – Menjadi seorang vegetarian, pikiran manusia lebih jernih dan gembira, sebab ikut mengambil peran dalam pelestarian alam, kasih sayang terhadap binatang, dan menghargai kehidupan.

Hal itu disampaikan Kamalanathan Sappani, dokter, penggiat vegetarian, yang juga Medical Director Metronik iCares SDN BHD Malaysia, ketika berbicara dalam seminar vegetarian yang diselenggarakan Indonesia Vegetarian Society (IVS), Jumat (6/3) malam.

“Kita harus mengambil satu langkah untuk menyelamatkan bumi, dengan melihat menu makan kita,” ujarnya.

Read the rest of this entry »

Selasa, 25 November 2008 | 21:09 WIB
YOGYAKARTA, SELASA – Hari Tanpa Daging Internasional atau International Meatless Day, Selasa (25/11) ini, diimplementasikan Indonesia Vegetarian Society lewat ajakan agar masyarakat tidak menyantap daging selama sehari.

Dengan mengurangi konsumsi daging, selain tubuh lebih sehat, manusia ikut peduli lingkungan. Hal tersebut disampaikan Chindy Tanjung, Koordinator Indonesia Vegetarian Society (IVS) Cabang Jawa Tengah dan Yogyakarta , Selasa (25/11).

“Manusia mestinya bisa semakin adil dan memandang jernih setiap inchi kontribusi kerusakan di muka bumi yang disebabkan ulahnya sendiri,” ujarnya.

Konsumsi daging yang berlebih, menurut dokter gigi ini, secara tidak langsung menjadikan manusia tidak adil dengan lingkungan. Bahaya daging sudah terpapar, misalnya menyebabkan tekanan darah tinggi hingga kolesterol. Namun , banyak yang terus menutupinya seakan fakta itu tiada.

Banyak bukti kerusakan lingkungan berujung pada urusan daging. Prasasto Satwiko, profesor yang juga Koordinator Bidang Teknologi Pusat Studi Energi Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) menyebut, peternakan dan industri daging terbukti menyebabkan pemborosan energi yang berujung pada kerusakan lingkungan.

Pemakaian energi untuk menghasilkan daging, terang dia, dimulai dari menanam tanaman untuk pakan ternak. Selanjutnya adalah urusan transportasi, pengolahan, aktivitas peternakan, penjagalan, hingga pendinginan. Setiap tahap menyebabkan polusi dan gas rumah kaca. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah melaporkan, industri peternakan menyumbang 18 persen gas rumah kaca.

Penelitian oleh ahli pertanian David Pimental dan Robert Goodland juga menunjukkan bahwa untuk setiap kg daging sapi yang kita makan, dibutuhkan 100.000 liter air, ujar Prasasto.

Chindy menambahkan, kekeliruan yang masih ada adalah pandangan bahwa sumber hewani memberi protein, gizi, dan tenaga yang lebih hebat ketimbang sumber nabati. Itu anggapan keliru. Tumbuhan sudah memberi kita segala yang diperlukan sel tubuh, namun kita belum menyadari, ujar Chindy yang adalah dokter gigi ini.

Secara terpisah, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) DIY Adam Suyadi mengatakan, sangat bagus bagi tubuh kalau konsumsi daging bisa dikurangi sebanyak mungkin. Daginglah yang selama ini menyumbang masalah kesehatan, sedangkan tumbuhan tidak.

Dalam rangkaian hari tanpa daging internasional, IVS Jawa Tengah dan DIY telah menggalang aksi tanda tangan sejak dua minggu lalu. Menurut Chindy, total tanda tangan dilakukan 3. 545 orang. Sedangkan untuk seluruh Indonesia 5.855 orang. Di Malaysia, terkumpul 7.5 00 tanda tangan.

Lukas Adi Prasetyo
http://www.kompas.com/read/xml/2008/11/25/21091252/Hari.Tanpa.Daging.Internasional..Tubuh.Sehat.Lingkungan.Terjaga

Tak perlu ada lagi keraguan untuk menjalani pola makan vegetarian. Lima belas manfaat vegetarian berikut hanyalah sebagian kecil saja dari sederet manfaat.
Mantapkan hati anda, atur komposisi hidangan secara seksama, dan dapatkan tubuh sehat dan langsing!Di AS kini mulai bertiup trend baru kebiasaan makan, terutama dikalangan penduduk usia muda. Daging dianggap sebagai hidangan yang kurang menarik. Menurut mereka, melahap daging sama saja dengan menjejalkan bahan tambahan (food additives), bibit penyakit, hormon(lazim disuntikkan pada tubuh hewan ternak untuk memacu pertumbuhanatau meningkatkan kuantitas daging), bakteri E.coli, dan penyakit sapi gila, yang bisa menekan nafsu makan. Berkembangnya opini tersebut menjadikan gaya hidup vegetarian tubuh pesat di AS. Banyak restoran kini mulai menjual makanan khusus bagi para pelaku vegetarian, yang populer dengan sebutan living food restaurant atau raw food restaurant. The American Diet Association menegaskan jika direncanakan dengan baik, diet vegetarian pasti sehat, cukup gizi, bahkan dapat mencegah dan mengobati penyakit tertentu. Sudah banyak hasil penelitian yang menyebutkan kebaikan atau keuntungan menjadi vegetarian. Karena itu, gaya hidup sehat denganpola makan vegetarian kini makin meluas.

1. Umur anda lebih panjang
Kesimpulan hasil penelitian tim dari Loma Linda University, AS,menyebutkan : dibanding para penyantap daging, pelaku vegetarian hidup 15 tahun lebih lama.
Kalau dibandingkan para vegan, renggang hidup pelaku vegetarian lebih panjang 7 tahun. Penganut vegan sama sekali tidak makan daging dan bahan hewani apapun, termasuk bahan non-dagingyang didapat tanpa membunuh seperti telur, susu, keju, yogurt. Sementara para pelaku vegetarian masih menyantap bahan hewani non-daging.
Hasil penelitian tersebut diperkuat beberapa kesimpulan hasil penelitian serupa lainnya. China Health Project menemukan bahwa orang2 China yang memakan lemak hewani paling sedikit memiliki risiko paling kecil mengidap kanker, penyakit jantung, dan penyakit degeneratif kronis lain seperti kencing manis. Penelitian lain dilakukan di Inggris selama 12 tahun, melibatkan 6000 vegetarian dan 5000 pemakan daging. Hasilnya, pelaku vegetarian yang meninggal karena kanker 40% lebih rendah daripada pemakan daging, sedangkan yang meninggal karena penyakit lain 20% lebih rendah.

2. Kesehatan jantung anda terjaga
Kematian akibat penyakit jantung semakin meningkat, demikian pula dinegara kita. Sama dengan di AS, di Indonesia pun penyakit jantung sudah menjadi pembunuh nomor satu. Hal ini disebabkan antara lain polamakan yang salah, meningkatnya kadar kolesterol darah, kurang gerak badan, dan stres.
Dari sebuah penelitian diketahui bahwa anak-anak berumur 5 tahun yangdibesarkan dengan banyak menghabiskan makanan cepat saji (fast food)dan makanan miskin gizi (junk food) menampakkan tanda-tanda dini terkena penyakit jantung. Tim peneliti dari Lousiana University, AS,memperoleh data satu dari sembilan wanita berusia 45-65 tahun menderita penyakit jantung. Saat ini rata-rata pria AS pemakan daging berpeluang 50% meninggal akibat penyakit jantung. Risiko ini akan turun menjadi 15% jika mereka berhenti makan daging, dan risiko hanya tinggal 4% jika mereka berhenti makan daging, telur, dan produk olahan hewani.

3. Anda jauh dari ancaman kanker
Salah satu hasil penelitian Harvard Nurses Health Study menyebutkan daging diduga keras berhubungan dengan kanker payudara. The National Cancer Institute mengatakan wanita yang setiap hari menyantap daging berpeluang empat kali lebih besar terkena kanker payudara dibanding yang tidak makan daging setiap hari. Sebaliknya risiko mengidap kankerpada wanita yang melahap sayuran setiap hari berkurang 20-30%.
Studi lain yang dilakukan di Jerman menyimpulkan sistem kekebalantubuh kaum vegetarian lebih efektif membunuh sel tumor daripada sistemkekebalan tubuh para pemakan daging. Sayur mayur melindungi merekadari kanker prostat, kanker usus besar, dan kanker kulit.David Pumantel, seorang ekologis, menyatakan rata-rata orang ASumumnya pemakan segalanya dan bukan vegetarian, mengkonsumsi 112 gramprotein per hari, dua kali anjuran kecukupan National Academy ofScience. Hal ini bisa menimbulkan kanker dan stres pada sistem salurankencing. Protein berlebihan juga berakibat meningkatkan risikokardiovaskuler (gangguan pembuluh jantung), terutama karena makananpadat protein umumnya juga cukup banyak mengandung lemak, contohnyadaging dan ayam.

4. Tubuh anda menjadi langsing.
Pada umumnya pelaku vegetarian bertubuh lebih langsing daripadapemakan daging. Alasannya, sayuran yang kaya protein seperti taoge,kacang merah segar, bayam merah, daun singkong, daun kacang panjang,mengandung lemak dan kalori lebih rendah daripada standar dari diet.Tak heran jika pelaku vegetarian pun jarang terkena penyakit yangberhubungan dengan kelebihan berat badan seperti penyakit jantungkoroner, stroke, dan kencing manis (diabetes mellitus).

5. Timbunan racun dalam tubuh anda akan terkuras
Tidak makan daging membantu membersihkan racun dalam tubuh, yang dapatmenimbulkan penyakit. Contohnya : polusi lingkungan maupun bahantambahan makanan (food additives) seperti zat pengawet, zat pewarna,dan pemanis sintetis.Jika anda hendak memulai program detoksifikasi, langkah pertama adalahmengganti daging dan produk hewani lainnya dengan buah dan sayuran,berikut jus buah maupun jus sayuran. Bahan-bahan tersebut mengandungzat fitokimia yang membantu menghilangkan racun secara alami.

6. Anda melindungi tubuh dari pencemaran
Diduga hampir 95% residu pestisida dari makanan kita datang daridaging, produk hewani lainnya, dan ikan. Terutama ikan mengandung zatpemicu kanker (dari semprotan pestisida pertanian yang larut di dalamair, seperti DDT dan PCB) dan logam berat (merkuri, arsen, timbal,kadmium). Jaringan lemak dalam ikan, juga bahan pangan hewani lainnyamengikat racun-racun tersebut sehingga sulit terkikis, meskipun ikantelah dicuci, dibekukan, bahkan dimasak. Daging dan produk hewanilainnya (dairy products) juga mengandung steroid dan hormon.Membatasi bahan makanan hewani berarti meminimumkan masuknya zatpencemar ke dalam tubuh.

7. Anda terlindungi dari penyakit yang ditularkan melalui makanan
The Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menduga hampir 80juta oang AS setiap tahun terkena penyakit yang ditularkan melaluimakanan, 9000 diantaranya meninggal. Menurut The Center for Science,25% dari semua ayam yang dijual di AS mengandung bakteri salmonela,sedangkan CDC menduga 70-90% ayam mengandung bakteri kampilobakter(beberapa strain dari bakteri tersebut kebal terhadap antibodi).Dengan kata lain, menjadi vegetarian akan menjauhkan anda dari ancamantersebut.

8. Tulang anda akan semakin kokoh
Penurunan masa tulang pada wanita vegetarian berumur 65 tahun sebesar18%, sedangkan pada wanita non vegetarian dua kali lebih besar. Parapeneliti mendapatkan kesimpulan tersebut berdasarkan penelitianterhadap konsumsi kelebihan protein. Rata2 wanita AS mengkonsumsiprotein 144% dari anjuran kecukupan, sedangkan prianya mengkonsumsi 175%.Kelebihan protein mengganggu penyerapan dan retensi kalsium, sehinggamendorong tubuh menguras kalsium yang dapat mengakibatkan penyakitrapuh tulang (osteoporosis). Protein hewani, termasuk susu,menyebabkan darah bersifat asam. Guna mengimbangi keadaan tersebut,tubuh mencuri simpanan kalsium dalam tulang. Pengurangan simpanankalsium tulang menjadikan kepadatan tulang berkurang, sehingga menjadirapuh.Tanpa perlu bergantung pada susu, para pelaku vegetarian dapatmemperoleh kalsium dari bahan makanan lain kaya kalsium, sepertisayuran hijau (bayam, daun katuk, daun pepaya, daun singkong,brokoli), sayuran polong (kacang panjang, buncis, kecipir), dankacang-kacangan (kacang merah, kacang hijau, kacang tolo, kedelai,tempe, tahu).

9. Anda selalu lancar `ke belakang’
Mengkonsumsi banyak sayuran berarti mengkonsumsi banyak serat yangberfungsi membantu mendorong sampah makanan keluar dari tubuh.Disebutkan dalam kesimpulan hasil penelitian yang dilakukan di suaturumah sakit di Harvard dan Brigham, AS, orang-orang yang mengkonsumsibanyak serat karena banyak makan sayur jarang mengalami sembelit,penyakit wasir (hemorrhoid), dan gangguan usus.

10. Anda tidak menderita sakit punggung
Sakit punggung dapat disebabkan adanya gangguan pada pembuluh arteri,ungkap Neil Barnard, MD, penulis buku Foods that Fight Pain. Iakatakan juga dengan mengkonsumsi makanan nabati, pembuluh arterimenjadi bersih dari endapan kolesterol. Kelebihan kolesterolmengakibatkan penyumbatan, yang dapat menimbulkan stroke dan seranganpenyakit jantung koroner. Dengan demikian, mengkonsumsi makananberasal dari tanaman dapat mempertahankan kesehatan punggung anda.

11. Hidangan anda lebih menambat minat
Masakan dari daging, ayam, dan ikan, cenderung berwarna beige sampai kecoklatan, sehingga tampak senada dan monoton. Berbeda dengan warnasayuran dan buah, jauh lebih banyak variasinya sampai boleh dikatakanseperti pelangi. Warna-warni ini memperkaya penampilan hidangan,sehingga makanan makin menerbitkan selera. Pigmen warna-warni sayuran dan buah-buahan mengandung zat fitokimia yang dapat memerangi penyakit. Menyantap bahan-bahan makanan nabatiyang berwarna-warni berarti anda telah memakan beragam bahan alamipemacu sistem kekebalan tubuh dan penangkis berbagai bibit penyakit.

12. Anda terbebas dari gangguan hot flash ketika menjelang menopause
Saat menjelang menopause (perimenopause), wanita mengalami kemerosotanproduksi hormon estrogen. Kondisi ini mengakibatkan gangguan fisik danmental, misalnya mudah lelah, berat badan naik, sulit tidur, timbulnyasemburan panas yang terasa di dada (hot flash), perasaan tidak nyaman,mudah marah, dan gangguan depresi lainnya.Beberapa jenis sayuran, biji-bijian (kenari, almon), dankacang-kacangan terutama kedelai kaya hormon estrogen alamifitoestrogen, yang dapat menormalkan kembali kadar hormon kewanitaan.Dengan menjadi vegetarian, anda akan terhindar dari gangguan umummenjelang menopause, setidaknya mengurangi gangguan-gangguan tersebut.

13. Pengeluaran anda lebih hemat
Makanan hewani pada umumnya lebih mahal dibandingkan dengan bahan makanan nabati. Karena itu, mengganti daging, ayam, ikan, dan produkhewani lainnya dengan sayur dan buah dapat menghemat pengeluaransehari-hari. Tentu saja bukan sayuran dan buah-buahan impor yang harusanda beli, karena harganya cukup mahal. Sayur dan buah lokalvariasinya cukup banyak dengan harga terjangkau oleh masyarakat padaumumnya.Mengganti makanan hewani dengan makanan nabati tidak berartimengurangi zat gizi yang diperlukan oleh tubuh. Yang penting, setiapkali menyusun hidangan selalu perhatikan kecukupan gizinya, di sampingpemilihan bahan dan jenis makanan yang akan dihidangkan. Cara palingmudah adalah dengan memperhatikan komposisi warna makanan anda :hijau, putih, kuning-jingga, merah-ungu, coklat.

14. Anda menjadi teladan bagi anak anda
Anak-anak mempunyai kebiasaan makan seperti kebiasaan orangtuanya. Apabila orangtua, terutama ibu, selalu menyediakan makanan sehat,bergizi, dan dari bahan-bahan alami, maka anak akan menyenangimakanan-makanan tersebut. Sebaliknya, apabila anak dibiasakanmenyantap makanan cepat saji, seperti hamburger atau hot dogs,anak-anak akan lebih menyukai makanan-makanan tersebut dibandingmakanan alami yang sebenarnya lebih sehat.Sering kita jumpai anak-anak tidak menyukai makan sayur. Hal inidisebabkan orangtua tidak membiasakan mereka makan sayur padaanak-anak. Memasak sendiri makanan untuk konsumsi keluarga sehari-hariselain lebih segar, lebih bervariasi, dan lebih murah, juga tidakbanyak mengandung food additives, yang dalam jangka panjang dapatmengganggu kesehatan.

15. Makanan terasa lebih enak
Sayuran merupakan bahan makanan yang dapat diolah menjadiber macam-macam masakan yang menarik dengan warna, tekstur, dan rasayang beragam pula. Demikian pernyataan Deborah Madison, pendiri GreenRestaurant di San Fransisco dan penulis buku Vegetarian Cooking forEveryone.Memperkaya variasi masakan dari sayur mayur memungkinkan andamenyajikan makanan/ masakan yang rasanya lebih lezat. Apalagi kalaumengingat orang Indonesia umumnya bukan pemakan daging, tapi lebihbisa menikmati masakan dari sayuran dan makanan nabati lainnya.

Dikutip dari Majalah “NIRMALA” No.12/IV/Desember 2002/http://harianto.blogspot.com/2005/12/15-alasan-mengapa-vegetarian.html

This entry was posted on Saturday, October 11th, 2008 at 4:12 am and is filed under Artikel. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

3

sumber http://www.kompas.com/read/xml/2008/10/17/10212551/7.alasan.jadi.vegetarian

Ada banyak alasan seseorang memilih menjadi vegetarian. Salah satunya mungkin sama atau malah menginspirasi Anda.

1. For Animal’s Sake
Anda penyayang binatang? Ini bisa jadi salah satu alasan menjadi vegetarian. Banyak orang memutuskan menjadi vegan karena tak tega melihat binatang disembelih untuk dimakan. Inilah alasan etika yang banyak digembar-gemborkan orang-orang Barat.

2. Hidup Lebih Berwarna
Sayur dan buah memiliki banyak warna. Semakin berwarna semakin sehat makanan Anda. Misalnya, sayur dan buah berwarna oranye dan hijau, kaya akan beta karoten. Manfaatnya, tak hanya ampuh menangkal radikal bebas, tapi juga menjauhkan tubuh dari sel kanker. Sementara, sayur dan buah berwarna kemerahan, kebiruan dan keunguan seperti plums, ceri, paprika, blueberry, dan kedelai hitam, mengandung antisianin. Manfaatnya, mencegah proses oksidasi yang terjadi secara dini dan menimbulkan penyakit degeneratif.

3. Sehat Lebih Lama
Dengan menjadi vegetarian, kita terhindar dari semua lemak hewani. Kita tahu, lemak hewani merupakan sumber kolesterol yang jadi salah satu pemicu penyakit jantung dan kanker. Selain itu, tubuh juga akan mendapat banyak serat dari sayuran dan buah. Bahan makanan ini sumber antioksidan yang sangat berguna untuk kesehatan tubuh. Oh ya, meski hanya mengonsumsi sayuran, buah dan kacang-kacangan, tak perlu takut terkena osteoporosis. Asupan kalsium bisa dicukupi dari kacang-kacangan, tempe, tahu, susu kedelai dan sayuran berwarna gelap seperti bayam dan brokoli.

4. Berat Badan Stabil
Karena asupan lemak dari hewani berkurang, Anda tak perlu lagi takut kegemukan. Namun, jangan takut kelaparan juga. Makanan sehat seperti sayur-sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian dan buah-buahan cukup kok memenuhi semua kebutuhan tubuh. Bahkan bisa membantu Anda mendapatkan berat tubuh ideal. Dengan rajin makan sayur dan buah, otomatis tubuh kita mengonsumsi banyak serat. Dijamin, pencernaan akan lancar dan racun-racun di tubuh pun bisa keluar setiap hari.

5. Hemat
Kita tahu produk daging dan olahannya termasuk bahan makanan yang harganya mahal. Mengurangi konsumsi daging dan menggantinya dengan sayuran dan kacang-kacangan, artinya Anda telah menghemat pengeluaran belanja harian atau jatah uang makan siang. Coba bandingkan ketika Anda makan di warung makan dengan mengunakan daging sebagai lauk dan menggunakan tahu atau tempe sebagai lauk. Pengeluaran Anda pasti jauh beda.

6. Cegah Global Warming
Jangan kaget dulu, apalagi tertawa! Fakta yang diungkap FAO tahun 2006 menjelaskan bahwa daging merupakan komoditi penghasil emisi karbondioksida paling tinggi (20%). Ini bahkan melampaui jumlah emisi gabungan dari semua kendaraan di dunia. Kok bisa? Ternyata industri ternak telah menghasilkan 9% racun karbondioksida, 65% nitrooksida, dan 37% gas metana. Selain itu, industri ternak juga memerlukan banyak energi untuk mengubah ternak menjadi daging siap konsumsi. Untuk memproduksi 1 kg daging saja misalnya, dihasilkan emisi karbondioksida 36,4 kilo. Wah!

7. Save Energy
Saat ini krisis energi dan pangan merebak ke seantero muka bumi. Ingin hemat energi? Salah satunya dengan menjadi vegetarian atau setidaknya kurangi sumber makanan hewani. Seperti dijelaskan di atas, bahan makanan hewani membutuhkan lebih banyak konsumsi energi dalam produksi dan suplainya dibanding makanan nabati. Menurut U.S. Geological Survey, untuk membuat satu tangkup hamburger, misalnya membutuhkan setidaknya 1.300 galon air. Jadi, tidak heran jika produk pangan hewani dan junk food memerlukan lebih banyak energi dibanding dengan mengolah sayuran, buah dan beras.

Erma Dwi Kusumastuti

Jalan-Jalan
Santapan Vegan demi Bumi Kita
Kompas/Agus Susanto / Kompas Images
Pramusaji menyajikan makanan vegetarian di Tehe Resto Vegetarian, Gambir Expo Blok J, PRJ Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (17/10).

Sabtu, 18 Oktober 2008 | 03:00 WIB

sarie febriane/soelastri S/Clara Wresti

”Save The Earth, Go Green, Be Veg”, begitu kalimat yang tertulis pada seragam pramusaji di sebuah restoran vegetarian di Jakarta Selatan. Isu pemanasan global belakangan menjadi narasi besar—juga gaya—untuk mengemas berbagai hal. Tak ketinggalan bisnis gaya hidup di dunia konsumsi. Namun rupanya, gaya hidup vegetarian memang sungguh relevan dengan isu tersebut. Berbuat baik untuk bumi dapat dimulai dari piring kita.

Apa hubungannya global warming dengan gaya hidup vegetarian? Coba simak laporan Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO) berjudul Livestcok’s Long Shadow, yang dipublikasi 29 November 2006 di situsnya. Ternyata, 18 persen pemanasan global yang terjadi kini ”berkat” peran seluruh industri peternakan di dunia. Angka ini lebih besar dari pemanasan akibat seluruh (jenis) transportasi di dunia yang hanya 13 persen.

Aktivitas di sektor peternakan juga menyumbang 9 persen gas karbon dioksida, 65 persen nitro oksida, dan 37 persen gas metana. Gas nitro oksida—dihasilkan oleh kotoran ternak—296 kali lebih berpotensi menimbulkan gas rumah kaca ketimbang CO>sub<2>res<>res<. Gambaran ini belum termasuk kontribusinya pada polusi tanah dan air.

Riset oleh Gidon Eshel dan Pamela Martin dari Universitas Chicago berkesimpulan, dengan mengganti pola makan hewani menjadi vegetarian, 50 persen lebih efektif mencegah global warming daripada mengganti mobil SUV dengan mobil hibrida. Lantas selorohannya, seorang vegan yang mengendarai SUV Hummer masih lebih ramah lingkungan ketimbang seorang pemakan daging yang mengayuh sepeda!

Tak heran, Dr Rajendra K Pachauri, Ketua Panel Antarpemerintah untuk Perubahan Iklim (Intergovernmental Panel on Climate Change/IPCC) di Paris, 15 Januari 2008, mengajak warga dunia mengurangi makan daging demi mengurangi pemanasan global.

Resto vegetarian

Sutrisno, Ketua Umum Indonesia Vegetarian Society (IVS), mengungkapkan, anggota IVS saat ini mencapai 85.000 orang. Padahal, satu dekade lalu masih 5.000 orang.

”Sekarang, restoran vegetarian di Indonesia saja sudah sekitar 400 buah,” ujar Sutrisno.

Tak sulit mencari resto vegetarian di Jakarta. Sebab saat ini sedikitnya terdapat 60 restoran vegetarian di Jakarta, yang sebagian besar di wilayah barat dan utara. Sejumlah pemasok atau toko penyedia bahan pangan vegetarian pun tersedia di Jakarta. Ada pula rumah sakit yang hanya menyediakan menu vegetarian bagi pasiennya.

Salah satu resto vegetarian baru di Jakarta Selatan adalah Loving Hut, yang seragam pramusajinya bertuliskan ”Save the Earth, Go Green, Be Veg”. Resto yang berlokasi di Lantai 3A Plaza Semanggi ini milik Yayasan Supreme Master Ching Hai Indonesia. Tak heran, karena tak berorientasi profit, harga makanannya cukup murah, berkisar belasan ribu rupiah.

”Misi kami menularkan gaya hidup vegetarian. Minimal mengurangi makan daging. Lewat pilihan makanan di piring kita, kita bisa berbuat sesuatu untuk planet ini,” tutur Mery Kurniawan dari Loving Hut.

Uniknya, resto ini tak mencantumkan keterangan vegetarian demi menjaring kalangan nonvegetarian. Loving Hut menyajikan masakan vegan, tanpa unsur hewani apa pun, termasuk telur dan susu hewani. Meski begitu, rasa masakannya sangat mengesankan. ”Sering ke sini karena enak. Akan tetapi, baru tahu ternyata makanan vegetarian, toh,” ujar Miko (33), pengunjung.

Resto Tri Ratna di kawasan Jembatan Lima, Jakarta Barat, merupakan resto vegetarian yang cepat saji. Pengunjung juga bisa membeli bahan pangan vegetarian di sini. Yuli, seorang pengunjung, baru merasa terkesima dengan santapan satenya. ”Lucu ya, ada seratnya. Seperti daging sungguhan,” celotehnya.

Hasil ramuan sendiri

Sekitar lima tahunan lalu di Jakarta dan sekitarnya tak mudah mencari menu makanan vegetarian, sementara pengikut aliran vegetarian mulai banyak.

Ada beberapa restoran vegetarian berdiri, tetapi jumlahnya terbatas. Padmanadi Veg Restaurant di Mitra Bahari Estate, Jalan Pakin Nomor 1 Blok A, Jakarta Utara, adalah contoh restoran vegetarian tua di Jakarta. Namun, karena lokasinya yang cukup jauh dari rumah mereka di Tangerang, pasangan suami-istri Suharjo (43) dan Linda Kasno (40) mulai membuat makanan vegetarian sendiri. Maklum keduanya dan tiga anak mereka vegetarian murni.

”Awalnya kami makan aneka menu di restoran vegetarian. Beruntung istri saya memiliki kelebihan langsung tahu bumbu dari masakan itu. Sampai di rumah lalu ia coba membuat sendiri,” ujar Suharjo.

Hasil masakan lalu mereka sajikan untuk keluarga dan kerabat, ternyata mereka memuji hasil ramuan masakan perempuan asal Langsa, Aceh, itu.

Karena mendapat pujian, Linda makin bersemangat membuat menu baru dari aneka bahan nabati. ”Saya sudah membuat sekitar 400 resep makanan vegetarian,” tutur Linda.

Pasangan suami-istri itu lalu membuka resto vegetarian Tehe di Mal Metropolis, Tangerang, tahun 2003. Usahanya sukses, lalu dibuka restoran di PRJ Kemayoran dan Mangga Dua Square. ”Belakangan, karena sibuk sekali, restoran di Tangerang saya tutup,” lanjut Suharjo.

Inovasi makanan vegetarian tampaknya akan terus berkembang, mengingat minat mengonsumsi jenis makanan ini kian meningkat. Urusan bisnis sekaligus demi bumi yang sehat rupanya bisa berjalan sejajar….

http://cetak.kompas.com/read/xml/2008/10/18/01062750/santapan.vegan.demi.bumi.kita

Kurangi Makan Daging, Cegah Perubahan Iklim
Minggu, 7 September 2008 | 11:54 WIB
LONDON, MINGGU – Salah satu isu yang masih hangat pada 2008 ini adalah perubahan iklim. Bergulirnya isu tersebut membuat orang di dunia berbondong-bondong memperbaiki gaya hidupnya.
Perubahan iklim telah menyebabkan kerusakan alam yang miris, seperti mencairnya es-es abadi di Kutub Utara. Sejumlah ahli di dunia bahkan memprediksi lapisan es abadi di Kutub Utara mungkin hilang sama sekali tahun ini.
Jika kondisi tersebut benar-benar terjadi, kenaikan muka air laut akibat pencairan es besar-besaran tidak dapat dicegah. Banjir mengancam kawasan pesisir seluruh dunia. Kenaikan suhu atmosfer juga ditengarai memicu badai makin sering dan kuat sehingga meningkatkan risiko ancaman kerusakan.
Untuk mencegah hal tersebut bisa dilakukan dengan sederhana asal disadari semua orang. Pakar iklim dari Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC), salah satu badan Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB), Rajendra Pachauri, berhasil menemukan hal yang sangat sederhana untuk memperlambat efek perubahan iklim di dunia.
Menurut dia, mengurangi konsumsi daging dapat mereduksi efek tersebut. Dia mengatakan setiap orang harus rela meluangkan satu hari dalam seminggu, hidup tanpa asupan daging.
“Jangan makan daging satu hari dalam satu minggu secara rutin, itu akan mereduksi efek tersebut,” ujarnya. Pria vegetarian berusia 68 tahun itu menuturkan diet ini sangat penting karena akan mengurangi jumlah ternak.
Sebab, menurut Badan Pangan Dunia (FAO), usaha peternakan menyumbang emisi gas rumah kaca secara langsung sebesar 18 persen dari proses pengolahan hingga pemotongan serta gas buang ternak yang mengandung methan. Pengendalian ternak bakal memberikan dampak signifikan.

 Selasa, 09 September 2008 ]

Selamatkan Bumi, Kurangi Daging

LONDON – ”Meluangkan satu hari tanpa daging akan membantu mengurangi efek global warming dan menyelamatkan planet (bumi).” Seruan itu dilontarkan Dr Rajendra Pachauri, ahli lingkungan yang duduk di Panel Antar Pemerintah mengenai Perubahan Iklim PBB.

Menurut peraih Nobel Perdamaian 2007 dari India itu, mengurangi konsumsi daging dan menggantinya dengan sayuran merupakan upaya mudah dalam menurunkan efek gas rumah kaca. Langkah tersebut dinilai jauh lebih efektif daripada mengurangi BBM. Pasalnya, sehari tanpa daging dalam seminggu ini dapat dilakukan oleh semua kalangan, mulai balita sampai yang lanjut usia.

Pachauri memaparkan, hasil riset Worldwatch Institute menunjukkan bahwa dalam kurun waktu 20 tahun, seiring meningkatnya kesejahteraan dan jumlah penduduk negara berkembang seperti Tiongkok dan India, konsumsi daging juga akan melonjak. Nah, otomatis gas metana yang dihasilkan pun bertambah banyak. Padahal, gas hasil industri daging itu jauh lebih jahat daripada karbondioksida hasil pembakaran kendaraan. Menurut Pachauri, 18 persen dari jumlah gas rumah kaca di dunia dihasilkan dari produksi peternakan.

Kesehatan
Memburu Ketenangan di Tempat Perawatan Tubuh
Sabtu, 30 Agustus 2008 | 11:42 WIB

Yogyakarta, Kompas – Pekerjaan dan kehidupan di zaman yang serba cepat ini telah menghasilkan tekanan dalam keseharian warga kota. Berbagai cara sehat yang dilakukan bukan saja berorientasi kesehatan, tetapi juga kenyamanan jiwa. Itu bisa ditempuh dengan mendatangi tempat spa, pusat pelatihan yoga, dan bahkan menjadi vegetarian.

Demikian rangkuman pendapat yang dihimpun Kompas dari hasil wawancara, berkaitan dengan kesehatan alternatif, dari berbagai sumber yang dihubungi, Jumat (29/8).

Seorang akuntan di salah satu hotel di Yogyakarta Isnawan (33) mengaku mengikuti Kundalini Yoga di Anand Khrisna Center sejak beberapa bulan lalu. Sejak mengikuti latihan yang berlangsung selama 1,5 jam per minggu itu, dia merasa lebih mudah rileks dan santai. Untuk tujuh kali pertemuan yang baginya melegakan itu, Isnawan rela membayar Rp 200.000.

“Sebelumnya, saya sering stres dengan tekanan dalam pekerjaan. Setelah mengikuti yoga, aliran darah itu rasanya lebih lancar sehingga jadi lebih los begitu,” tutur Isnawan.

Instruktur Yoga di Anand Khrisna Center Tanti Meilyawati (31), yang biasa dipanggil Lily, mengatakan peminatnya cukup besar dan cenderung naik. Dalam satu sesi yang berlangsung selama tujuh pekan itu, terdapat sekitar 10 sampai 15 peserta.

Pelatihan Kundalini Yoga terbagi menjadi dua sesi besar, yaitu latihan membuka cakra (tingkat kesadaran) sampai latihan fisik. Gerakan yoga yang berayun pelan, bahkan kadang diam diiringi napas dalam seperti napas bayi, dipercaya mampu membangkitkan ketenangan. “Pada akhirnya, yoga dimaksudkan untuk keseimbangan tubuh dan jiwa,” kata Lily.

Berbeda dengan Aulia (29) yang rajin berkunjung ke Larasati Day Spa and Beauty, sebuah tempat perawatan tubuh bertemakan Jawa dan Bali di wilayah Condong Catur, Sleman, setidaknya sebulan dua kali. “Suasana di sini membuat saya rileks dan segar. Kulit pun juga cantik,” tuturnya.

Para pengunjung tak hanya tertarik dengan perawatan tubuh saja, tetapi juga pada produk kecantikan yang dihasilkan, mulai dari lotion, sabun kecantikan, sampai jamu. “Dalam sebulan, setiap produk kami bisa terjual 70 kemasan,” ujar pemilik Larasati Day Spa and Beauty Deni Anjas Wati.

Deni mengatakan perawatan tubuh di Larasati memang lebih mengutamakan relaksasi dan ketenangan jiwa.

Gaya hidup sehat dengan bervegetarian juga banyak dilakukan, seperti disampaikan Chindy Tanjung, Koordinator Cabang Indonesia Vegetarian Society Yogyakarta-Jateng, aneka penyakit nyaris semua bersumber dari daging.

Itu dari kesehatan. Dari aspek lingkungan, sudah jelas kegiatan peternakan dan perikanan menyebabkan kerusakan lingkungan. Aneka obat untuk ternak dan perairan yang tercemar adalah bukti daging berbahaya. Tumbuhan (sayur dan buah) memang ada yang disemprot pestisida, namun sifat biologis tumbuhan bisa meredam konsentrasi racun.

“Jangan mengidentikkan vegetarian dengan agama atau juga etika. Akan tetapi, coba tengok manfaat bervegetarian dari sisi kesehatan saja dulu,” kata Chindy yang dokter gigi ini. (IRE/PRA)

 

Mother Earth Salam kenal bagi siapa saja yang mau mampir di beranda bersahaja ini. Bertukar isi hati dan isi otak adalah salah satu proses manusia memanusiakan dirinya. Ada dialog di sana. Dialog yang dituntun oleh tanya demi tanya, karena manusia sepanjang hayat peradabannya adalah makhluk yang belum selesai dengan dirinya. Poin senjang yang banyak diusung berkisar pada kata kunci: MANUSIA, CINTA DAN TUHAN, VEGETARIAN, GLOBAL WARMING. Mengajak siapa saja belajar jujur pada dirinya, ketika hati dan fakta berada dalam satu garis lurus(jujur), maka kejujuran pada dirinya inilah yang akan memaksa manusia berubah. Mungkin inilah hidup yang bertanggung jawab, hidup yang fair. Berusaha memahami cara hidup saat itu juga manusia memahami cara mati

---Chindy Tan---

RSS Unknown Feed

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

EATING UP THE WORLD

DOWNLOAD PDF FILE EATING UP THE WORLD eating up the planet If we want to preserve and restore our environment in Australia, we must make changes to our diet. The food we eat has a major effect on our waterways, the quality of the air we breathe and on the environment around us. Eating fish and other sea life is killing our oceans, agricultural industries are polluting our waterways, and vast areas of land are wasted with the grazing of animals. These practices are unsustainable and the global impacts are being felt more than ever before. By adopting a vegetarian diet you can make a significant contribution towards improving your health as well as that of the planet. Animal industries are eating up the world. It is up to us to save it!

Film Dokumenter Processed People

processed people Free Download Trailer film Processed People. "Sebenarnya kita sedang mengonsumsi sesuatu yang tidak layak disebut makanan” Jay Gordon, MD, FAAP, FABM,IBCLC Asisten Prof Kesehatan Anak UCLA Medical School Film ini merupakan finalis USA Film & MAUI Film Festival di dukung oleh dokter-dokter ahli dari UCLA, John Robbins, Jeffrey Moussaief Masson, dan pakar-pakar lainnya.

sinopsis film Processed People

The statistics are terrifying. Two hundred million Americans are overweight and 100 million are obese. More than 75 million Americans have high blood pressure. 24 million people are diabetic. Heart disease remains the No. 1 cause of death for men and women, followed by stroke and obesity-related cancers. Obesity has overtaken tobacco as the No. 1 cause of preventable deaths in the United States. Over 50% of bankruptcies are caused by what has become known as “medical debt.” Fast food, fast medicine, fast news and fast lives have turned many Americans into a sick, uninformed, indebted, “processed” people.

Film Dokumenter H O M E

Free Download Full Version H O M E Dari penulis buku terlaris di dunia, Earth Above, hadir kembali dengan karya baru yang cemerlang. Home, film dengan judul buku yang sama, menghadirkan gambar-gambar yang menakjubkan. Sebuah ekplorasi wajah Bumi lengkap dengan foto-foto terkenal karya Arthus-Bertrand dilengkapi teks informatif oleh tim Good Planet, sebuah organisasi non-profit yang mempromosikan pemeliharaan lingkungan hidup. Home menghadirkan keindahan Bumi dan mengajak seluruh umat manusia untuk menjaganya dari kehancuran. Film ini ditayangkan secara serentak mulai tanggal 5 Juni-14 Juni 2009 3 benua, lebih dari 50 negara, termasuk Indonesia, ditayangkan gratis lewat televisi, bioskop, internet klik disini . Berkisah tentang Bumi dan evolusi semua makhluk hidup, dan bagaimana manusia yang paling muda umur eksisnya justru merupakan oknum yang paling bertanggung jawab atas kerusakan bahkan kehancuran Bumi. Film ini juga mengupas tentang inefisiensi hasil pertanian untuk memproduksi daging. Arthus-Bertrand berkata, “50 persen hutan yang telah hilang, bukanlah hal yang paling penting, melainkan 50 persen yang masih tersisa”

Sang Buddha Vegetarian?

Jelang Sang Buddha Parinirvana, Makan Babi atau Jamur? Pro dan Kontra apakah Sang Buddha vegetarian dapat dibaca argumentasi dan dasar telaahnya yang diulas oleh Master Roshi Philip Kapleau (pendiri Budhisme Zen di Amerika) dalam buku To Cherish All Life (DOWNLOAD FULL VERSION

Video: Diet For A New America-John Robbins

Free Download: Video(part1-8): Diet For A New America “I think what I really learned in all of this, Was to be true to myself To be true to my inner voice And I began to see, That we really do have the power, Our own lives really do make a difference, Just by being more conscious of the food that we eat. We can heal ourselves; we can heal the environment, We can heal this planet"<a

Free Download Film Dokumenter Super Size Me

(Film Dokumenter Supersize Me, 2004)-Free Download Self Experience dari Morgan Spurlock, 30 hari bersama daging. Juga memaparkan fakta pengaruh makanan terhadap perilaku. Kaitan makanan dengan perilaku juga dibuktikan korelasinya di Central Alternative High School yaitu sekolah tinggi anak-anak yang memiliki perilaku bermasalah. “Kami menyajikan sayur-sayuran dan buah-buahan tanpa bahan pengawet. Semua makanan kami buat tanpa proses pemanggangan dan penggorengan. Di sini kami juga TIDAK MENGENAL DAGING. “Greg Bretthauer-Dekan Applleton Wiscosin-Central High School. “Kami meniadakan mesin soft drink dan junk food. Kami melihat, hal ini MEMBUAT PERUBAHAN YANG BESAR PADA SISWA.” Debra Larson-School Social Worker (Film Dokumenter Supersize Me, 2004)

Slide Show Buku Terbaru Lester Brown: Plan B.3

RSS Gary Francione’s thoughts

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

RSS Ecorazzi News

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

RSS Vegetarian Star

  • Jon Stewart and Wife Tracey Stewart Adopt Horse May 31, 2016
    When Jon Stewart signed off the air a year ago, he talked about his plans for the future, one of which included bringing a Noah’s Ark group of animals to his private sanctuary his runs with his wife Tracey Stewart. One very special horse has been given the opportunity to join the family. A white […]
    Vegetarian Star
  • Chrissy Teigen Failed Vegan Experiment May 31, 2016
    Aside from the occasional trip on the runway, supermodels never fail at anything, right? Chrissy Teigen has partaken in several adventures in her kitchen, many of which are included in her new cookbook, Cravings. The wife of musician John Legend decided to experiment with veganism, but this adventure created more excitement online than in the […]
    Vegetarian Star
  • Mia Evans Is A “Masterchef Junior” Vegetarian Star May 9, 2016
    Any vegetarian chef on a reality cooking show is something to get excited about, but when a 12-year old makes better sauce than most adults do–it’s something worth swearing like Gordon Ramsay. Mia Evans was a contestant on the fourth season of Masterchef Junior, a kids’ spin-off of the adult series on Fox TV. Mia […]
    Vegetarian Star
  • Ringling Brothers, Barnum & Bailey Elephants Retire To Sanctuary May 9, 2016
    Activists all over the world are performing tricks way more entertaining than these elephants could. Ringling Brothers and Barnum & Bailey Circus is retiring the remaining elephants that have performed during its shows. The company had originally planned to do this by 2018, but it looks like these lucky pachyderms are getting an early pension! […]
    Vegetarian Star
  • The Passing Of A Vegan Prince April 23, 2016
    It’s a sorrowful week for music lovers and vegans alike, as Prince, one of the greatest masters of funk, R & B, jazz, pop and a mixture of everything else, has passed. The singer left the world at his famous home and recording studio, Paisley Park, in Chanhassen, Minnesota on Thursday, April 21, 2016. He […]
    Vegetarian Star
  • Holly Madison Enjoys Vegan Smoothie From M Cafe In Beverly Hills April 10, 2016
    Holly Madison knows the formula for a healthy pregnancy! The Playboy pinup was spotted with a smoothie from one of Beverly Hill’s popular vegan eateries, M Cafe. Madison is pregnant with her second child with husband Pasquale Rotella. Vegan smoothies are known for containing every good, like non-dairy milks, vitamins and fiber, so the mother-to-be […]
    Vegetarian Star
  • Controversy Over Pro-Vegeterian Curriculum In Schools April 1, 2016
    Parents are outraged at a new curriculum designed to encourage children to eat more vegetarian foods. A group called Veggie Kids of Tomorrow has created a book filled with nothing but images from some of the most popular campaigns from the animal rights group People for the Ethical Treatment of Animals. The problem with this […]
    Vegetarian Star
  • Ellie Goulding Creates Protein Bar “Everlasting Joy” With GoMacro March 31, 2016
    Ellie Goulding has collaborated with vegan and organic Wisconsin-based company GoMacro to create a protein bar that represents the English singer’s desire for plant-based nutrition and charitable giving. The “Ellie-Inspired” bars contains chocolate chips, coconut and almond butter, a combination Goulding says keeps her energetic for any occasion, whether it’ […]
    Vegetarian Star

RSS Enviro News

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

RSS Scientific News

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

RSS KOMPAS

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

RSS Catatan Pinggir-Goenawan Mohamad

  • Origami August 16, 2012
    Seorang penulis sejarah yang baik tahu bahwa ia seorang penggubah origami. Ia membangun sesuatu, sebuah struktur, dari bahan-bahan yang gampang melayang. Sebab bahan penyusunan sejarah sesungguhnya bagaikan kertas: ingatan. Ingatan tak pernah solid dan stabil; ingatan dengan mudah melayang tertiup. Seperti kertas, ketika ia menampakkan diri di depan kita, se […]
    anick
  • Batman August 6, 2012
    Batman tak pernah satu. Maka ia tak berhenti. Apa yang disajikan Christopher Nolan sejak Batman Begins (2005) sampai dengan The Dark Knight Rises (2012) berbeda jauh dari asal-muasalnya, tokoh cerita bergambar karya Bob Kane dan Bill Finger dari tahun 1939. Bahkan tiap film dalam trilogi Nolan sebenarnya tak menampilkan sosok yang sama, meskipun Christian Ba […]
    anick

RSS Ruang Hati

  • Berbagi Ketidaksempurnaan December 10, 2009
    Kita mungkin tidak akan pernah melupakan satu kisah nyata yang mirip dongeng; tragedi cinta Puteri Diana dan Pangeran Charles. Kematian Sang Puteri begitu mengharu biru dunia. Tercatat dua milyar lebih pasang mata menitikkan air mata pemakaman Sang Puteri. Larut dalam sedih dan kehilangan. Dunia tidak akan melupakan pernikahan megah Putera Mahkota Inggris da […]
    ruanghatikita

RSS Times online

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

RSS CNN News

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

RSS Guardian News

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

RSS The New York Times

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

RSS Newsweek

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Archives

Top Clicks

  • None

Blog Stats

  • 61,537 hits
October 2017
M T W T F S S
« May    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

RSS Timesnews

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.