You are currently browsing the category archive for the ‘globWarming-globVeg’ category.

My special thanks to Augustinus Madyana Putra, who has recorded and uploaded Father’s preaching to youtube-Chindy Tan

Kiriman dari Yakobus Obie

Teman-teman yang baik…
Berikut saya postingkan rekaman homili yang disampaikan oleh Romo Y Dwi Harsanto, Pr beberapa waktu lalu di Gereja Pugeran.
Homili ini kemudian dirangkai dengan data-data visual yang menunjukkan keadaan bumi kita tercinta, sehingga pemirsa dengan sangat mudah mencerap pesan yang sangat berharga ini.

Satu hal sekarang yang mengancam dunia kita bersama adalah pemanasan global. Zaman sekarang, kalau Yohanes Pembaptis harus berseru-seru, Ia pasti akan berseru mengenai kiamat kita bersama yang diakibatkan oleh keserakahan kita, yang membuat dunia makin panas. Kalau kita menantikan kedatangan Kristus, sebenarnya bukan kedatangan kiamat 2012 itu, tapi kedatangan Yesus yang ingin kita bertindak nyata untuk menghentikan pemanasan global itu. Untuk menghentikan dunia yang tidak damai ini. Untuk menghentikan diri kita yang sering tidak bisa menguasai nafsu kita. Salah satu yang membuat kita ngawur, manja, yaitu kita menikmati kenikmatan-kenikmatan duniawi. Itu yang membuat pemanasan global. Apa itu? Makan daging. Daging dan ideologi dagingisme itu sudah menguasai seluruh kehidupan. Dan itu membuat dunia makin panas.

Menurut para ilmuwan, pemanasan global, 60% lebih, diakibatkan oleh peternakan. Ternak. Dan lagi, kotorannya itu bikin panas. Gas metan. Ini luar biasa.. Ini pengetahuan yang membuka, menurut Santo Paulus, yang membuat kita punya pengertian, pengetahuan yang benar, sehingga kita bisa memilih mana yang paling baik. Saya sendiri terbuka ketika mengetahui kenyataan ini. Membuka mata, itu benar. Dan itu sungguh-sungguh membuat kita semua, yang sudah kena ideologi dagingisme itu, merasa bahwa makan itu harus enak. Dan itu membuat dunia makin panas. Gas metan yang dikeluarkan itu dari peternakan, paling banyak, lalu membuat rumah kaca, efek rumah kaca. Lalu es di kutub utara mencair. Sekarang baru 17 cm pertambahan air laut, tapi nanti kalau diteruskan sampai es di kutub utara hilang, itu bisa 7 meter lebih. Pertambahan 17 cm ini sudah membuat gempa bumi di mana-mana. Mengapa? Karena bumi di bawah sana itu kan geser-geser, yang terdiri dari lapisan-lapisan. Kalau ditambah volume airnya, volume massa airnya, pasti akan makin tertekan. Pasti akan ambles, ambles. Maka sering gempa bumi. Sangat masuk akal. Dan menurut perhitungan, memang, hitungan tahun-tahun ke depan ini, es di kutub utara makin habis, dan lalu mau jadi apa? Dan itu pasti akan menaikkan suhu bumi. Dan pasti laut juga akan bertambah. Itu korelasinya sangat nyata, sangat scientific. Sangat ilmiah. Dan justru itu karena perilaku kita.

Kalau Yohanes berseru-seru “Bertobatlah..” Dan ingin Yesus supaya… Yesus yang tinggal di dunia bersama dia, ingin supaya dunia ini lestari, maka tidak ada kata lain, selain kita menghentikan gaya hidup yang hedonis, yang penuh kenikmatan, salah satu yang terpenting adalah kebiasaan makan daging. Yang serba nikmat itu, beralih ke, menurut Kejadian 1, ayat 29, “Aku telah menciptakan tumbuhan berbiji, Aku telah menciptakan semua itu… buah-buahan yang berbiji, dan itulah yang akan menjadi makananmu.” Menjadi sehat, menjadi tidak panas, menjadi adem, bertobat, mulai dari cara makan kita. Bertobat, mulai dari menghayati Yesus yang mau tinggal bersama kita semua, yang mencintai segala makhluk. Ia nanti lahir di kandang hewan… Ia mencintai hewan-hewan itu Ia sungguh tidak ingin terjadi kekerasan di antara kita, mulai dari makanan kita.

Kalau saya, saya tidak makan daging. Saya vegetarian untuk alasan kesehatan saya sendiri, maupun untuk alasan global warming. Untuk bertobat supaya kita berpengetahuan yang benar…”

Khotbah ini disampaikan oleh Romo Yohanes Dwi Harsanto, Pr. (Rohaniwan Gereja Katholik Keuskupan Agung Semarang ) dalam sebuah misa di Gereja Pugeran, Yogyakarta.

Videonya dapat diunduh di : http://www.youtube.com/watch?v=tUJkrbig3SU

Video ini hanya berdurasi 5 menit.

Tips untuk menonton video di Youtube :

1. Klik tombol play dan biarkan berjalan hingga video selesai meskipun koneksi internet terputus-putus.

2. Setelah selesai, geser tombol berbentuk bulat kembali ke posisi awal, lalu tekan tombol play. Video dapat ditonton lancar tanpa terputus-putus.

Advertisements

Oleh Chindy Tan

Gebrakan terbaru datang dari Ibu Negara Michelle Obama, pada tanggal 20 Maret 2009 lalu bersama 26 anak-anak Sekolah Dasar Bancroft di barat laut Washington, menanam benih sayur dan buah-buahan di Gedung Putih(The New York Times 20/03/09).

wwwcityfarmerinfo21

Sebagai seorang ibu dari dua putri Sasha(10thn) dan Malia(7thn), melalui aktivitas berkebun ini Michelle Obama berharap dapat menumbuhkan kecintaan anak-anaknya khususnya dan anak-anak di Amerika umumnya pada makanan yang sehat, buah segar dan sayuran organik lokal yang datang dari Bumi, bukan dari makanan kemasan, makanan kotak atau makanan kaleng. Gerakan mempromosikan makanan sehat juga merupakan salah satu agenda Michelle Obama berkaitan dengan epidemik obesitas dan diabetes yang melanda Amerika. Seperti yang disampaikan Obama di Sekolah Menengah Atas Gibbs, Saint Petersburg, Florida (01/08/08): “Jika kita dapat mengurangi kasus obesitas sampai pada angka di bawah jumlah kasus tahun 1980, maka kita akan dapat menghemat biaya perawatan medis sebesar 1 triliun dolar. Salah satu strategi yang dapat dilakukan adalah memastikan menu program makan siang yang dikonsumsi anak-anak di sekolah banyak sayur dan buah. Dengan demikian kita akan mendapatkan generasi penerus yang lebih sehat” tutur Obamawhite-house-organic-garden-lawn-photo1

Keberadaan kebun sayur dan buah di Gedung Putih ini diharapkan dapat menjadi sumber inspirasi untuk lahirnya kesadaran dalam masyarakat Amerika. Lalu mengapa anak-anak diajak terlibat? Michelle Obama berkata,” Harapan saya, melalui anak-anak mereka akan mendidik anggota keluarga yang lain dengan demikian gerakan ini akan bergulir mendidik masyarakat.”

wwwcityfarmerinfo231
Sebuah perubahan akan mengantar kita pada perubahan lainnya, bahkan bila satu orang memutuskan untuk menanam tomat setelah melihat Michelle Obama dan anak-anak sekolah menanam sebuah benih, pesan ini telah bekerja. Mengembalikan rasa keterhubungan kita dengan makanan yang kita makan, semua bermula dari tanah. Semua ini pelajaran terbesar menuju revolusi makanan, paham perjalanan makanan dari benih sebelum akhirnya sampai ke piring.

Oleh Chindy Tan

Kesadaran masyarakat global akan urgensi perubahan gaya hidup untuk mengatasi multi krisis kini mulai menyentuh kebijakan-kebijakan pemerintah. Guardian.co.uk, Minggu 26/1/2009 melaporkan Pelayanan Kesehatan Nasional di United Kingdom, akan memberlakukan peraturan menu tanpa daging di seluruh rumah sakit UK. Doktor David Pencheon, direktur Pelayanan Kesehatan Nasional mengatakan bahwa, “ini bukan hanya untuk efisiensi melainkan untuk perubahan yang berarti, karena efisiensi tidak banyak membawa perubahan. Menu tanpa daging di rumah sakit akan menghemat pengeluaran yang dapat digunakan untuk meningkatkan pelayanan pada pasien. Tentunya, tidak kalah penting adalah pengurangan emisi karbon bisa mencapai tingkat yang ditargetkan. Sementara itu, di Irlandia seperti yang dilaporkan oleh The Irish Times, Menteri Lingkungan Negara, untuk memotong dan menekan sumbangan karbon masyarakat pemerintah akan memberlakukan pajak pada daging sejumlah 7 dan 13 euros ($9-16) untuk sapi dan 1 euro ($1.25) untuk biri-biri.
Tahun depan, Pemerintah Swedia akan mengawali dengan pemberian label jumlah emisi tiap produk makanan dengan tujuan merangsang rasa tanggung jawab konsumen terhadap makanan yang mereka pilih. Berikut rujukan sumbangan karbon tiap makanan
1kg beef = 24 kg CO2
1kg beef dari industri susu = 15Kg CO2
1kg babi = 5.5kg CO2
1kg telur = 5.5kg CO2
1kg ayam = 4.6kg CO2
1kg susu = 1.2kg CO2

Kebun Sayur di Gedung Putih: Sebuah Embrio Revolusi Makanan

Gebrakan terbaru datang dari Ibu Negara Michelle Obama, pada tanggal 20 Maret 2009 lalu bersama 26 anak-anak Sekolah Dasar Bancroft di Baratlaut Washington menanam benih sayur dan buah-buahan di Gedung Putih. Sebagai seorang ibu dari dua putri Sasha(10thn) dan Malia(7thn), melalui aktivitas berkebun ini Michelle Obama berharap dapat menumbuhkan kecintaan anak-anak pada umumnya pada makanan yang sehat, buah segar dan sayuran organik lokal yang datang dari Bumi, bukan dari makanan kemasan, makanan kotak atau makanan kaleng. Gerakan mempromosikan makanan sehat juga merupakan salah satu agenda Michelle Obama berkaitan dengan epidemik obesitas dan diabetes yang melanda Amerika.

Keberadaan kebun sayur dan buah di Gedung Putih ini diharapkan dapat menjadi sumber inspirasi untuk lahirnya kesadaran dalam masyarakat Amerika. Lalu mengapa anak-anak diajak terlibat? Michelle Obama berkata,” Harapan saya, melalui anak-anak mereka akan mendidik anggota keluarga yang lain dengan demikian gerakan ini akan bergulir mendidik masyarakat.”.Sebuah perubahan akan mengantar kita pada perubahan lainnya, bahkan bila satu orang memutuskan untuk menanam tomat setelah melihat Michelle Obama dan anak-anak sekolah menanam sebuah benih, pesan ini telah bekerja. Mengembalikan rasa keterhubungan kita dengan makanan yang kita makan, semua bermula dari tanah. Semua ini pelajaran terbesar menuju revolusi makanan, paham perjalanan makanan dari benih sebelum akhirnya sampai ke piring.


“I think what I really learned in all of this,
Was to be true to myself
To be true to my inner voice
And I began to see,
That we really do have the power,
Our own lives really do make a difference,
Just by being more conscious of the food that we eat.
We can heal ourselves; we can heal the environment,
We can heal this planet”

John Robbins dibesarkan di jantung Mega Bisnis Perusahaan Makanan di Amerika. Dari kecil diharapkan kelak dapat mengambil alih dan menjalankan apa yang telah menjadi perusahaan es krim terbesar di dunia – Baskin-Robbins. Tahun demi tahun John Robbins dibesarkan dan dipersiapkan untuk tugas ini, mendapat kesempatan untuk hidup dalam skenario yang paling diidamkan oleh semua orang Amerika. Bahkan mimpi yang hanya dapat dicapai oleh segelintir orang. Kolam renang berbentuk kerucut es krim di halaman belakang rumah tinggalnya, merupakan simbol kesuksesan yang sedang menunggunya.

Tetapi ketika waktunya tiba untuk memutuskan John Robbins berkata: “ terima kasih, saya sangat menghargai tawaran baik ini, tetapi ‘Tidak!’ Saya harus berkata tidak. Nurani menarik saya ke arah yang berbeda, sesuatu yang lain memanggil saya, dan bagaimanapun kerasnya saya berusaha, saya tetap tidak bisa mengabaikannya.”

Ada mimpi yang lebih menyentak dan menarik langkah saya . Sebuah mimpi di mana semua makhluk hidup berbagi karena dibangun atas rasa hormat pada semua bentuk kehidupan. Mimpi dimana masyarakat berdamai dengan hati nurani karena mereka menghormati dan tinggal berdampingan dengan semua bentuk kehidupan. Mimpi bahwa manusia hidup selaras dengan hukum Sang Pencipta, menghargai dan merawat lingkungan alami, mengkonservasi alam, bukan justru menghancurkan alam. Mimpi tentang masyarakat yang benar-benar sehat, mempraktekkan pengayoman yang bijaksana dan berbelas kasih pada keseimbangan ekosistem.

Ini bukan mimpi saya seorang. Sesungguhnya adalah mimpi semua umat manusia yang sama-sama bisa melihat keadaan Bumi yang menyedihkan, dan merasakan luka Bumi sebagai bagian dari dirinya. Juga mimpi mereka yang merasa bahwa panggilan menghormati dan melindungi dunia di mana kita hidup adalah kewajiban. Pada tingkat tertentu, kita semua berbagi dalam mimpi ini.

Saya memilih membangun integritas dan mimpi saya. Bersama istri kami pindah ke pulau kecil di Kolumbia, hidup dari apa yang kami tanam sendiri. Merajut hidup kami dalam jejaring alam, Mencoba menemukan akar hidup kami bersama Bumi. Mendefenisikan ‘cukup’ akan materi dengan pengeluaran 600 dolar /tahun selama tujuh tahun.

Hampir tak seorang pun dari kita menyadari betapa besarnya kebiasaan makan kita berpengaruh terhadap kemungkinan mimpi ini menjadi kenyataan. Kita tidak menyadarinya dalam berbagai cara, bagaimana apa yang kita makan bisa mempunyai dampak begitu luar biasa. Adalah John Robbins melalui bukunya Diet For A New America, buku pertama yang menunjukkan dalam detail penuh dasar dari dampak ini, tidak hanya terhadap kesehatan kita, tetapi sebagai tambahan atas kekuatan masyarakat kita, kesehatan dunia kita, dan kesejahteraan semua makhluk. “Ternyata yang terjadi, kita mempunyai sebab untuk berterima kasih, karena apa yang terbaik bagi diri kita secara pribadi adalah juga terbaik untuk semua bentuk kehidupan dan semua sistem pendukung kehidupan dimana kita semua bergantung kepadanya.
kepada Anda tentang bagaimana Anda bisa menikmati makanan dengan benak dan hati bersih dan tak terpolusi.”

Buku Diet For A New America telah mengguncang dan mengetuk kesadaran orang untuk sungguh terhubung dengan setiap detil konsekuensi atas pilihan makanan yang akan dimasukkan ke dalam mulut . Sejak pertama kali terbit tahun 1987, John Robbins mendapat respon sejumlah 75.000 surat. Lima tahun setelah buku Diet For A New America terbit, terjadi perubahan besar-besaran dalam pola konsumsi beef di Amerika, sungguh di luar dugaan dapat menurun hingga 20%.

Joanna Macy penulis buku-Despair and Personal Power in the Nuclear Age- bertutur tentang salah satu buku terbaik John Robbins ‘Diet For A New America’
“Saya berterima kasih bahwa buku ini bukan kotbah. Terlalu penting untuk sebuah kotbah – terlalu penting untuk kesehatan kita sebagai individu, sebagai keluarga, sebagai masyarakat dan sebagai planet. John Robbins tidak mencaci atau berkotbah; dia membawa kita dalam perjalanan besertanya, membagi cintanya bagi kehidupan dan hormatnya bagi semua bentuk kehidupan, termasuk diri kita. Sementara dia membagi juga keterkejutannya dan kesakitan atas apa yang ditemukannya dalam Mega Bisnis Perusahaan Makanan di Amerika, dia dengan arif membiarkan kita menarik kesimpulan kita sendiri tentang bagaimana kita ingin hidup. Ketika saya menapaki serpihan dan kayu apung, saya berpikir sendiri ‘Skenario ini utopis yang liar, absurd. Juga jelas tentang cara tujuan hidup kita, membangun hidup’.

Ditulis ulang dari buku dan video Diet For A New America, The Food Revolution oleh Chindy Tan

ps.
tulisan ini akan dipublikasikan di majalah info vege edisi 3
tayangan perjalanan John Robbins tinggal klik kolom koleksi video dengan judul Diet For A New America part 1 (tengok ke kolom kiri ya;)

Berikut jalur bebas unduh (link free download) yang diberikan oleh Sdr Andy (many thanks before bro;)
http://untukbumi.co.cc/download/Meat%20The%20Truth%20London%202008/
Film ini diproduksi oleh Nicolaas G. Pierson Foundation,
narator utama: Marianne Thieme, Ketua Partai yang memperjuangkan Hak-Hak Binatang dan berhasil mendapat kursi di jajaran anggota dewan di Belanda (satu-satunya dan yang pertama di Eropa, Partai Hak-Hak Binatang mendapat tempat di pemerintahan). Film ini menvisualisasikan kompilasi data-data penelitian dari FAO, dan beberapa Universitas keterkaitan konsumsi daging dengan kontribusi gas rumah kaca.
simak cuplikan berikut ini

Read the rest of this entry »

sumber: http://kesehatan.kompas.com/read/xml/2009/03/07/02405619/pikiran.lebih.jernih.dengan.vegetarian
Sabtu, 7 Maret 2009 | 02:40 WIB
Laporan wartawan KOMPAS Lukas Adi Prasetyo
345767420l

YOGYAKARTA, JUMAT – Menjadi seorang vegetarian, pikiran manusia lebih jernih dan gembira, sebab ikut mengambil peran dalam pelestarian alam, kasih sayang terhadap binatang, dan menghargai kehidupan.

Hal itu disampaikan Kamalanathan Sappani, dokter, penggiat vegetarian, yang juga Medical Director Metronik iCares SDN BHD Malaysia, ketika berbicara dalam seminar vegetarian yang diselenggarakan Indonesia Vegetarian Society (IVS), Jumat (6/3) malam.

“Kita harus mengambil satu langkah untuk menyelamatkan bumi, dengan melihat menu makan kita,” ujarnya.

Read the rest of this entry »

Vegetarian tidak lagi berada pada koridor (sekedar) pilihan, melainkan
k e b u t u h a n. Suka atau tidak suka konsumsi daging dan produk turunannya memiliki benang merah yang sangat tebal dengan miskelola lahan, pemborosan air, gurunisasi, ketimpangan akses pangan, punahnya keanekaragaman hayati. Fakta-fakta yang sebenarnya sejak tahun 1993 telah digugat dan dianalisa oleh Jeremy Rifkin (President of the Foundation on Economic Trends and the author of seventeen bestselling books) dalam bukunya the raise dan fall of the cattle culture Namun sayangnya teriakan Jeremy Rifkin gemanya tidak ke mana-mana. Banyak pihak yang memilih mengabaikan prediksi Jeremy Rifkin. Kini akhirnya, beberapa prediksinya tertuang sebagai fakta dalam laporan PBB-FAO livestock’s long shadow (2006) dan laporan terbaru PBB Kick the Carbon Habit (2008) yang dirilis oleh UNEP. unepmeatedit Berdasarkan fakta dan data-data inilah, mata dunia makin terbuka dan mengakui ada yang tidak beres dengan pola makan kita, liputan CNN 6 November 2008 lalu melaporkan lebih dari 10 juta orang di Amerika putar haluan menjadi Vegan, termasuk Oprah(simak liputannya…)
Modal bagi sebuah perubahan hanyalah berani jujur pada diri sendiri, berani jujur atas fakta-fakta yang telah teruji kebenarannya. Seorang Oprah Winfrey mencoba jujur pada dirinya setelah membaca buku,”A New Earth” kemudian tergerak untuk memilih mengeluarkan daging dari piring makannya. , Oprah juga dalam blognya mengetuk dan mengajak siapa saja untuk ikut berpartisipasi menukar isi piring dengan diet “bebas daging” entah itu sehari, dua hari, tiga hari atau bahkan total bebas daging dalam seminggu (liputan CNN oleh Alina Cho, 6 November 2008)

http://www.youtube.com/watch?v=rYX18NGTwls

who-is-barack-obama4

“Saya baru saja membaca sebuah artikel di New York Times yang ditulis oleh Michael Pollen mengenai pangan dan fakta bahwa seluruh sistem peternakan kita bergantung pada minyak yang harganya murah. Sebagai akibatnya, sektor peternakan kita sebenarnya menyumbang lebih banyak gas rumah kaca daripada sektor transportasi kita. Dan sementara itu juga, peternakan menciptakan monokultur yang rentan terhadap ancaman ketahanan nasional, rentan terhadap harga pangan yang meroket ataupun anjlok, naik turunnya harga komoditas, dan sebagian bertanggung jawab atas ledakan biaya medis karena peternakan menyebabkan diabetes tipe 2, stroke, dan penyakit jantung, obesitas, semua hal yang mendorong pengeluaran besar-besaran dalam biaya medis kita. Itu hanya satu sektor ekonomi. Hal yang sama juga berlaku di sektor transportasi. Hal yang sama juga berlaku dalam konstruksi bangunan. Di seluruh bidang sama. Bagi kami boleh dibilang kami akan memperbarui total bagaimana kita menggunakan energi untuk menangani perubahan iklim, menangani ketahanan nasional, dan mendorong ekonomi kita, itu akan menjadi prioritas nomor satu saya ketika saya masuk bekerja, dengan asumsi, sudah jelas, bahwa kita sudah cukup berbuat sesuatu untuk menstabilkan situasi ekonomi saat ini.” Akhirnya, Barack Obama mengakui secara terbuka bahwa peternakan menyumbang lebih banyak gas rumah kaca daripada seluruh transportasi.

Sumber : http://www.ecorazzi.com/2008/11/17/barack-obama-discusses-the-dangers-of-modern-factory-agriculture/ http://gristmill.grist.org/story/2008/10/27/62034/896

http://www.kafedaun.com/content/view/136/40/

sri-sultanSri Sultan Hamengku Buwono X di Vegetarian Bazaar 2008, Batam: 4 Sehat Baru.
Di sela-sela acara kunjungannya, beliau mengatakan kepada media massa bahwa beliau mendukung pola hidup vegetarian. Beliau pernah bervegetarian satu bulan penuh di California beberapa tahun lalu. Beliau menambahkan,”Vegetarian bukan soal agama. Ini soal kesehatan dan lingkungan hidup. Di masa mendatang, arus vegetarian akan semakin kencang.”
Sri Sultan juga ikut menandatangani Meatless Day Pledge tahun 2008 lalu.
sumber:
majalah Info Vegetarian edisi 2

Selasa, 25 November 2008 | 21:09 WIB
YOGYAKARTA, SELASA – Hari Tanpa Daging Internasional atau International Meatless Day, Selasa (25/11) ini, diimplementasikan Indonesia Vegetarian Society lewat ajakan agar masyarakat tidak menyantap daging selama sehari.

Dengan mengurangi konsumsi daging, selain tubuh lebih sehat, manusia ikut peduli lingkungan. Hal tersebut disampaikan Chindy Tanjung, Koordinator Indonesia Vegetarian Society (IVS) Cabang Jawa Tengah dan Yogyakarta , Selasa (25/11).

“Manusia mestinya bisa semakin adil dan memandang jernih setiap inchi kontribusi kerusakan di muka bumi yang disebabkan ulahnya sendiri,” ujarnya.

Konsumsi daging yang berlebih, menurut dokter gigi ini, secara tidak langsung menjadikan manusia tidak adil dengan lingkungan. Bahaya daging sudah terpapar, misalnya menyebabkan tekanan darah tinggi hingga kolesterol. Namun , banyak yang terus menutupinya seakan fakta itu tiada.

Banyak bukti kerusakan lingkungan berujung pada urusan daging. Prasasto Satwiko, profesor yang juga Koordinator Bidang Teknologi Pusat Studi Energi Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) menyebut, peternakan dan industri daging terbukti menyebabkan pemborosan energi yang berujung pada kerusakan lingkungan.

Pemakaian energi untuk menghasilkan daging, terang dia, dimulai dari menanam tanaman untuk pakan ternak. Selanjutnya adalah urusan transportasi, pengolahan, aktivitas peternakan, penjagalan, hingga pendinginan. Setiap tahap menyebabkan polusi dan gas rumah kaca. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah melaporkan, industri peternakan menyumbang 18 persen gas rumah kaca.

Penelitian oleh ahli pertanian David Pimental dan Robert Goodland juga menunjukkan bahwa untuk setiap kg daging sapi yang kita makan, dibutuhkan 100.000 liter air, ujar Prasasto.

Chindy menambahkan, kekeliruan yang masih ada adalah pandangan bahwa sumber hewani memberi protein, gizi, dan tenaga yang lebih hebat ketimbang sumber nabati. Itu anggapan keliru. Tumbuhan sudah memberi kita segala yang diperlukan sel tubuh, namun kita belum menyadari, ujar Chindy yang adalah dokter gigi ini.

Secara terpisah, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) DIY Adam Suyadi mengatakan, sangat bagus bagi tubuh kalau konsumsi daging bisa dikurangi sebanyak mungkin. Daginglah yang selama ini menyumbang masalah kesehatan, sedangkan tumbuhan tidak.

Dalam rangkaian hari tanpa daging internasional, IVS Jawa Tengah dan DIY telah menggalang aksi tanda tangan sejak dua minggu lalu. Menurut Chindy, total tanda tangan dilakukan 3. 545 orang. Sedangkan untuk seluruh Indonesia 5.855 orang. Di Malaysia, terkumpul 7.5 00 tanda tangan.

Lukas Adi Prasetyo
http://www.kompas.com/read/xml/2008/11/25/21091252/Hari.Tanpa.Daging.Internasional..Tubuh.Sehat.Lingkungan.Terjaga

Mother Earth Salam kenal bagi siapa saja yang mau mampir di beranda bersahaja ini. Bertukar isi hati dan isi otak adalah salah satu proses manusia memanusiakan dirinya. Ada dialog di sana. Dialog yang dituntun oleh tanya demi tanya, karena manusia sepanjang hayat peradabannya adalah makhluk yang belum selesai dengan dirinya. Poin senjang yang banyak diusung berkisar pada kata kunci: MANUSIA, CINTA DAN TUHAN, VEGETARIAN, GLOBAL WARMING. Mengajak siapa saja belajar jujur pada dirinya, ketika hati dan fakta berada dalam satu garis lurus(jujur), maka kejujuran pada dirinya inilah yang akan memaksa manusia berubah. Mungkin inilah hidup yang bertanggung jawab, hidup yang fair. Berusaha memahami cara hidup saat itu juga manusia memahami cara mati

---Chindy Tan---

RSS Unknown Feed

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

EATING UP THE WORLD

DOWNLOAD PDF FILE EATING UP THE WORLD eating up the planet If we want to preserve and restore our environment in Australia, we must make changes to our diet. The food we eat has a major effect on our waterways, the quality of the air we breathe and on the environment around us. Eating fish and other sea life is killing our oceans, agricultural industries are polluting our waterways, and vast areas of land are wasted with the grazing of animals. These practices are unsustainable and the global impacts are being felt more than ever before. By adopting a vegetarian diet you can make a significant contribution towards improving your health as well as that of the planet. Animal industries are eating up the world. It is up to us to save it!

Film Dokumenter Processed People

processed people Free Download Trailer film Processed People. "Sebenarnya kita sedang mengonsumsi sesuatu yang tidak layak disebut makanan” Jay Gordon, MD, FAAP, FABM,IBCLC Asisten Prof Kesehatan Anak UCLA Medical School Film ini merupakan finalis USA Film & MAUI Film Festival di dukung oleh dokter-dokter ahli dari UCLA, John Robbins, Jeffrey Moussaief Masson, dan pakar-pakar lainnya.

sinopsis film Processed People

The statistics are terrifying. Two hundred million Americans are overweight and 100 million are obese. More than 75 million Americans have high blood pressure. 24 million people are diabetic. Heart disease remains the No. 1 cause of death for men and women, followed by stroke and obesity-related cancers. Obesity has overtaken tobacco as the No. 1 cause of preventable deaths in the United States. Over 50% of bankruptcies are caused by what has become known as “medical debt.” Fast food, fast medicine, fast news and fast lives have turned many Americans into a sick, uninformed, indebted, “processed” people.

Film Dokumenter H O M E

Free Download Full Version H O M E Dari penulis buku terlaris di dunia, Earth Above, hadir kembali dengan karya baru yang cemerlang. Home, film dengan judul buku yang sama, menghadirkan gambar-gambar yang menakjubkan. Sebuah ekplorasi wajah Bumi lengkap dengan foto-foto terkenal karya Arthus-Bertrand dilengkapi teks informatif oleh tim Good Planet, sebuah organisasi non-profit yang mempromosikan pemeliharaan lingkungan hidup. Home menghadirkan keindahan Bumi dan mengajak seluruh umat manusia untuk menjaganya dari kehancuran. Film ini ditayangkan secara serentak mulai tanggal 5 Juni-14 Juni 2009 3 benua, lebih dari 50 negara, termasuk Indonesia, ditayangkan gratis lewat televisi, bioskop, internet klik disini . Berkisah tentang Bumi dan evolusi semua makhluk hidup, dan bagaimana manusia yang paling muda umur eksisnya justru merupakan oknum yang paling bertanggung jawab atas kerusakan bahkan kehancuran Bumi. Film ini juga mengupas tentang inefisiensi hasil pertanian untuk memproduksi daging. Arthus-Bertrand berkata, “50 persen hutan yang telah hilang, bukanlah hal yang paling penting, melainkan 50 persen yang masih tersisa”

Sang Buddha Vegetarian?

Jelang Sang Buddha Parinirvana, Makan Babi atau Jamur? Pro dan Kontra apakah Sang Buddha vegetarian dapat dibaca argumentasi dan dasar telaahnya yang diulas oleh Master Roshi Philip Kapleau (pendiri Budhisme Zen di Amerika) dalam buku To Cherish All Life (DOWNLOAD FULL VERSION

Video: Diet For A New America-John Robbins

Free Download: Video(part1-8): Diet For A New America “I think what I really learned in all of this, Was to be true to myself To be true to my inner voice And I began to see, That we really do have the power, Our own lives really do make a difference, Just by being more conscious of the food that we eat. We can heal ourselves; we can heal the environment, We can heal this planet"<a

Free Download Film Dokumenter Super Size Me

(Film Dokumenter Supersize Me, 2004)-Free Download Self Experience dari Morgan Spurlock, 30 hari bersama daging. Juga memaparkan fakta pengaruh makanan terhadap perilaku. Kaitan makanan dengan perilaku juga dibuktikan korelasinya di Central Alternative High School yaitu sekolah tinggi anak-anak yang memiliki perilaku bermasalah. “Kami menyajikan sayur-sayuran dan buah-buahan tanpa bahan pengawet. Semua makanan kami buat tanpa proses pemanggangan dan penggorengan. Di sini kami juga TIDAK MENGENAL DAGING. “Greg Bretthauer-Dekan Applleton Wiscosin-Central High School. “Kami meniadakan mesin soft drink dan junk food. Kami melihat, hal ini MEMBUAT PERUBAHAN YANG BESAR PADA SISWA.” Debra Larson-School Social Worker (Film Dokumenter Supersize Me, 2004)

Slide Show Buku Terbaru Lester Brown: Plan B.3

RSS Gary Francione’s thoughts

  • NEW BOOK: ADVOCATE FOR ANIMALS! AN ABOLITIONIST VEGAN HANDBOOK December 14, 2017
    Just out! Available in paperback and Kindle at Amazon.com: This book is a call to action. Since the beginning of time, there have been—in total—about 110 billion humans who have lived and died. We kill more nonhuman animals than that every single year. Think about that for a second. Our exploitation of nonhumans represents violence […] Related posts: OUR NEW […]
    Gary L. Francione
  • Veganism: History, Contemporary Views, and Common Objections October 29, 2017
    This brief essay, translated into Spanish, will be included in the new edition of the Diccionario de Filosophía (J. Ferrater Mora): VEGANISM. Veganism, as a matter of diet that may reflect broader ethical concerns, refers to the practice of not consuming meat, fish, dairy, eggs, and other foods, such as honey. Veganism as a general […] Related posts: Animal […]
    Gary L. Francione
  • Guest Essay: Mercy for Animals and Cage-Free Duplicity September 24, 2017
    This is a guest essay written by Linda McKenzie, a long-time Abolitionist advocate. ******* Mercy for Animals and Cage-Free Duplicity Linda McKenzie Part 1 Mercy For Animals (MFA) is a classic example of welfarist organizations that make a habit of talking out of both sides of their mouths, and of saying one thing while doing […] Related posts: Guest Essay: […]
    Gary L. Francione
  • Some Thoughts in Anticipation of the Podcast Discussion to Which Sivarama Swami Has Agreed September 9, 2017
    NOTE: I AM PREPARED TO DO THE PODCAST AT ANYTIME. SIVARAMA SWAMI HAS YET TO AGREE TO A DATE. On September 1, 2017, a Hare Krishna adherent named Sivarama Swami posted a video on Facebook entitled, Can Vegans Consume Milk?. I watched the video and I was disturbed by it. I posted this on the […] Related posts: Some Thoughts for Mother’s Day 2012 Guest Essay: T […]
    Gary L. Francione
  • Aeon.com Essay on the Interest Animals Have in Living September 9, 2017
    Here is our second essay in Aeon.com. The title of the essay is: A ‘humanely’ killed animal is still killed – and that’s wrong. We hope that you enjoy it and that it stimulates your thinking about the issue of the interest that animals have in continuing to live–apart from their interest in not suffering. […] Related posts: Essay on Domestication and Pet Own […]
    Gary L. Francione

RSS Ecorazzi News

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

RSS Vegetarian Star

  • Jon Stewart and Wife Tracey Stewart Adopt Horse May 31, 2016
    When Jon Stewart signed off the air a year ago, he talked about his plans for the future, one of which included bringing a Noah’s Ark group of animals to his private sanctuary his runs with his wife Tracey Stewart. One very special horse has been given the opportunity to join the family. A white […]
    Vegetarian Star
  • Chrissy Teigen Failed Vegan Experiment May 31, 2016
    Aside from the occasional trip on the runway, supermodels never fail at anything, right? Chrissy Teigen has partaken in several adventures in her kitchen, many of which are included in her new cookbook, Cravings. The wife of musician John Legend decided to experiment with veganism, but this adventure created more excitement online than in the […]
    Vegetarian Star
  • Mia Evans Is A “Masterchef Junior” Vegetarian Star May 9, 2016
    Any vegetarian chef on a reality cooking show is something to get excited about, but when a 12-year old makes better sauce than most adults do–it’s something worth swearing like Gordon Ramsay. Mia Evans was a contestant on the fourth season of Masterchef Junior, a kids’ spin-off of the adult series on Fox TV. Mia […]
    Vegetarian Star
  • Ringling Brothers, Barnum & Bailey Elephants Retire To Sanctuary May 9, 2016
    Activists all over the world are performing tricks way more entertaining than these elephants could. Ringling Brothers and Barnum & Bailey Circus is retiring the remaining elephants that have performed during its shows. The company had originally planned to do this by 2018, but it looks like these lucky pachyderms are getting an early pension! […]
    Vegetarian Star
  • The Passing Of A Vegan Prince April 23, 2016
    It’s a sorrowful week for music lovers and vegans alike, as Prince, one of the greatest masters of funk, R & B, jazz, pop and a mixture of everything else, has passed. The singer left the world at his famous home and recording studio, Paisley Park, in Chanhassen, Minnesota on Thursday, April 21, 2016. He […]
    Vegetarian Star
  • Holly Madison Enjoys Vegan Smoothie From M Cafe In Beverly Hills April 10, 2016
    Holly Madison knows the formula for a healthy pregnancy! The Playboy pinup was spotted with a smoothie from one of Beverly Hill’s popular vegan eateries, M Cafe. Madison is pregnant with her second child with husband Pasquale Rotella. Vegan smoothies are known for containing every good, like non-dairy milks, vitamins and fiber, so the mother-to-be […]
    Vegetarian Star
  • Controversy Over Pro-Vegeterian Curriculum In Schools April 1, 2016
    Parents are outraged at a new curriculum designed to encourage children to eat more vegetarian foods. A group called Veggie Kids of Tomorrow has created a book filled with nothing but images from some of the most popular campaigns from the animal rights group People for the Ethical Treatment of Animals. The problem with this […]
    Vegetarian Star
  • Ellie Goulding Creates Protein Bar “Everlasting Joy” With GoMacro March 31, 2016
    Ellie Goulding has collaborated with vegan and organic Wisconsin-based company GoMacro to create a protein bar that represents the English singer’s desire for plant-based nutrition and charitable giving. The “Ellie-Inspired” bars contains chocolate chips, coconut and almond butter, a combination Goulding says keeps her energetic for any occasion, whether it’ […]
    Vegetarian Star

RSS Enviro News

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

RSS Scientific News

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

RSS KOMPAS

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

RSS Catatan Pinggir-Goenawan Mohamad

  • Origami August 16, 2012
    Seorang penulis sejarah yang baik tahu bahwa ia seorang penggubah origami. Ia membangun sesuatu, sebuah struktur, dari bahan-bahan yang gampang melayang. Sebab bahan penyusunan sejarah sesungguhnya bagaikan kertas: ingatan. Ingatan tak pernah solid dan stabil; ingatan dengan mudah melayang tertiup. Seperti kertas, ketika ia menampakkan diri di depan kita, se […]
    anick
  • Batman August 6, 2012
    Batman tak pernah satu. Maka ia tak berhenti. Apa yang disajikan Christopher Nolan sejak Batman Begins (2005) sampai dengan The Dark Knight Rises (2012) berbeda jauh dari asal-muasalnya, tokoh cerita bergambar karya Bob Kane dan Bill Finger dari tahun 1939. Bahkan tiap film dalam trilogi Nolan sebenarnya tak menampilkan sosok yang sama, meskipun Christian Ba […]
    anick

RSS Ruang Hati

  • Berbagi Ketidaksempurnaan December 10, 2009
    Kita mungkin tidak akan pernah melupakan satu kisah nyata yang mirip dongeng; tragedi cinta Puteri Diana dan Pangeran Charles. Kematian Sang Puteri begitu mengharu biru dunia. Tercatat dua milyar lebih pasang mata menitikkan air mata pemakaman Sang Puteri. Larut dalam sedih dan kehilangan. Dunia tidak akan melupakan pernikahan megah Putera Mahkota Inggris da […]
    ruanghatikita

RSS Times online

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

RSS CNN News

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

RSS Guardian News

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

RSS The New York Times

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

RSS Newsweek

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Archives

Blog Stats

  • 62,250 hits
December 2017
M T W T F S S
« May    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

RSS Timesnews

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.