Respon untuk artikel-Michelle Obama: Anak-anak dapat Mendidik Keluarga

ezra:semoga ibu negara dapat menginspirasi semua.
btw, iya bener, anak2 memang penyampai pesan yg baik. saya ingat teman saya prna bercerita kalau dia punya adik kelas 1 sd. dia berhasil membuat kedua orangtuanya lebih memperhatikan lingkungan karena di sekolahnya diajarkan tentang materi lingkungan hidup

chindy: saya jadi ingat Ocha, mgkn sekarang ud berumur 5thn. Ibunya suka negur kalo dia pas asal buang sampah,”eiiit, jangan dibuang di situ Cha, engkoh dipriit polisi lo”
suatu ketika Ocha melihat Papanya mau membuang puntung rokok ke halaman, Ocha spontan jerit,”Priiiit! trus lari ke dalam rumah mengambil asbak lalu diberikan ke Papanya, “buang di sini aj Pa” (aduuh manisnya si Ocha)
Ocha selepas parade baju tradisional: aduuh gagahnya
(maaf saya tidak punya foto Ocha, ini satu2nya yang ada di tempat saya, pemberian mama Ocha, cuma bisa saya repro)
ocha-saya-kok-kaya-gayeng-mah
abis didandanin Ocha nyeletuk:”Saya kok kaya’ gayeng Mah” (gareng maksudnya, heehe…polah’e gemesin ra ukur2)
Ocha juga punya banyak binatang peliharaan lo,
berikut kisah yang sempat terekam:
Bu Supo kewalahan…Ocha ud terlalu banyak piaraan, minggu lalu ngotot minta dibeliin kura-kura. wis dikandani, ra gelem, tetep ngotot. Akhirnya dibelilah sepasang kura-kura dan oleh Ocha diberi nama Mimi karo Momo. Kalo sudah pulang sekolah Ocha mesti minta mampir di warung untuk beli kangkung (kalo ini untuk makanan kelincinya;) dan sampai di rumah mesti riuh oleh celotehannya. “Klinciku durung dipakani Buu, rajuknya. Abis itu lanjut sambat,”Mimi karo Momoku blum makan Bu” caah, cah…bu Supo(eyang Ocha) pening ra ukur-ukur;)
Paman2 Ocha pernah menggoda untuk peliharaan ikan lele Ocha,”Lele digoreng aj untuk lauk, sambelke korek enaaak..goda Pa’ To dan Le’ Dayat
Kali ini jawaban Ocha,” ikan kok dipakan to, biar idup to, nanti punya anak” sa omah GeerGeeran dengar jawaban Ocha…adaaa aj. (pengamatan Ocha tumbuh, biasanya dia hanya akan menjawab ‘jangan… kasihaan’
(btw Ocha sejak mulai kenal makanan padat udah nolak daging lo, sampe sekarang masih keukeuh sumekeuh nolak daging, pernah dipaksa Papanya di rumah makan karena sungkan sama yang menjamu , Ocha malah bilang,”oya geyem ya oya geyem, aku ojo dipekso” ampun deh tu anak;)
tercatat di hp ku 30-07-07 (10:49:38)
tks ya Ezra ud mampir…
tambah dikit lagi ya, ponakan saya Sui Ing pernah nyeletuk gini pada kakak saya yang sedang bersihin ikan,” Ai (bibi)itu ikan binatang to…binatang itu temanku, sa tidak makan temanku Ai” Ceceku crita sama saya sambil geleng2 kepala, sumpey bukan saya yang ajarin lo, cuma pernah bilang “Ai juga tidak suka makan daging seperti Sui ing, kasihan ayamnya, kasihan ikannya, kasihan babinya. kalo kena pisau Sui Ing sakit tidak?” sakit jawabnya. Sui Ing memang g doyan makan daging,meski kadang masih makan tapi itu pun pake acara eyel2an sama ceceku; sayang dia tidak sekeukeuh Ocha…btw, saya boleh sempilin foto2 mereka ya…

ponakan-ponakanku-nan-kentir
Jovita, Li Ing dan Sui Ing (laskar2 cilikku nan kentir)

sui-ing-dan-jovi-mbantu-saya-nyiapin-rica2

Jovi dan Sui Ing membantu saya nyiapin masakan Rica2 vege, daun tebel, serai dan daun pandan ambil dari kebun belakang rumah Jovi lo, saben sore diopeni Jovi dan Papanya;)
kebun-sayure-jovi

daun pandan dan daun tebel di kebun-mini Jovi. konon daun tebel ini rahasia dahsyatnya rasa Rica-rica versi mama Jovi