Oleh Chindy Tan

Kesadaran masyarakat global akan urgensi perubahan gaya hidup untuk mengatasi multi krisis kini mulai menyentuh kebijakan-kebijakan pemerintah. Guardian.co.uk, Minggu 26/1/2009 melaporkan Pelayanan Kesehatan Nasional di United Kingdom, akan memberlakukan peraturan menu tanpa daging di seluruh rumah sakit UK. Doktor David Pencheon, direktur Pelayanan Kesehatan Nasional mengatakan bahwa, “ini bukan hanya untuk efisiensi melainkan untuk perubahan yang berarti, karena efisiensi tidak banyak membawa perubahan. Menu tanpa daging di rumah sakit akan menghemat pengeluaran yang dapat digunakan untuk meningkatkan pelayanan pada pasien. Tentunya, tidak kalah penting adalah pengurangan emisi karbon bisa mencapai tingkat yang ditargetkan. Sementara itu, di Irlandia seperti yang dilaporkan oleh The Irish Times, Menteri Lingkungan Negara, untuk memotong dan menekan sumbangan karbon masyarakat pemerintah akan memberlakukan pajak pada daging sejumlah 7 dan 13 euros ($9-16) untuk sapi dan 1 euro ($1.25) untuk biri-biri.
Tahun depan, Pemerintah Swedia akan mengawali dengan pemberian label jumlah emisi tiap produk makanan dengan tujuan merangsang rasa tanggung jawab konsumen terhadap makanan yang mereka pilih. Berikut rujukan sumbangan karbon tiap makanan
1kg beef = 24 kg CO2
1kg beef dari industri susu = 15Kg CO2
1kg babi = 5.5kg CO2
1kg telur = 5.5kg CO2
1kg ayam = 4.6kg CO2
1kg susu = 1.2kg CO2

Kebun Sayur di Gedung Putih: Sebuah Embrio Revolusi Makanan

Gebrakan terbaru datang dari Ibu Negara Michelle Obama, pada tanggal 20 Maret 2009 lalu bersama 26 anak-anak Sekolah Dasar Bancroft di Baratlaut Washington menanam benih sayur dan buah-buahan di Gedung Putih. Sebagai seorang ibu dari dua putri Sasha(10thn) dan Malia(7thn), melalui aktivitas berkebun ini Michelle Obama berharap dapat menumbuhkan kecintaan anak-anak pada umumnya pada makanan yang sehat, buah segar dan sayuran organik lokal yang datang dari Bumi, bukan dari makanan kemasan, makanan kotak atau makanan kaleng. Gerakan mempromosikan makanan sehat juga merupakan salah satu agenda Michelle Obama berkaitan dengan epidemik obesitas dan diabetes yang melanda Amerika.

Keberadaan kebun sayur dan buah di Gedung Putih ini diharapkan dapat menjadi sumber inspirasi untuk lahirnya kesadaran dalam masyarakat Amerika. Lalu mengapa anak-anak diajak terlibat? Michelle Obama berkata,” Harapan saya, melalui anak-anak mereka akan mendidik anggota keluarga yang lain dengan demikian gerakan ini akan bergulir mendidik masyarakat.”.Sebuah perubahan akan mengantar kita pada perubahan lainnya, bahkan bila satu orang memutuskan untuk menanam tomat setelah melihat Michelle Obama dan anak-anak sekolah menanam sebuah benih, pesan ini telah bekerja. Mengembalikan rasa keterhubungan kita dengan makanan yang kita makan, semua bermula dari tanah. Semua ini pelajaran terbesar menuju revolusi makanan, paham perjalanan makanan dari benih sebelum akhirnya sampai ke piring.