You are currently browsing the category archive for the 'Promosi Veggie' category.
Oleh Chindy Tan
Gebrakan terbaru datang dari Ibu Negara Michelle Obama, pada tanggal 20 Maret 2009 lalu bersama 26 anak-anak Sekolah Dasar Bancroft di barat laut Washington, menanam benih sayur dan buah-buahan di Gedung Putih(The New York Times 20/03/09).
Sebagai seorang ibu dari dua putri Sasha(10thn) dan Malia(7thn), melalui aktivitas berkebun ini Michelle Obama berharap dapat menumbuhkan kecintaan anak-anaknya khususnya dan anak-anak di Amerika umumnya pada makanan yang sehat, buah segar dan sayuran organik lokal yang datang dari Bumi, bukan dari makanan kemasan, makanan kotak atau makanan kaleng. Gerakan mempromosikan makanan sehat juga merupakan salah satu agenda Michelle Obama berkaitan dengan epidemik obesitas dan diabetes yang melanda Amerika. Seperti yang disampaikan Obama di Sekolah Menengah Atas Gibbs, Saint Petersburg, Florida (01/08/08): “Jika kita dapat mengurangi kasus obesitas sampai pada angka di bawah jumlah kasus tahun 1980, maka kita akan dapat menghemat biaya perawatan medis sebesar 1 triliun dolar. Salah satu strategi yang dapat dilakukan adalah memastikan menu program makan siang yang dikonsumsi anak-anak di sekolah banyak sayur dan buah. Dengan demikian kita akan mendapatkan generasi penerus yang lebih sehat” tutur Obama
Keberadaan kebun sayur dan buah di Gedung Putih ini diharapkan dapat menjadi sumber inspirasi untuk lahirnya kesadaran dalam masyarakat Amerika. Lalu mengapa anak-anak diajak terlibat? Michelle Obama berkata,” Harapan saya, melalui anak-anak mereka akan mendidik anggota keluarga yang lain dengan demikian gerakan ini akan bergulir mendidik masyarakat.”

Sebuah perubahan akan mengantar kita pada perubahan lainnya, bahkan bila satu orang memutuskan untuk menanam tomat setelah melihat Michelle Obama dan anak-anak sekolah menanam sebuah benih, pesan ini telah bekerja. Mengembalikan rasa keterhubungan kita dengan makanan yang kita makan, semua bermula dari tanah. Semua ini pelajaran terbesar menuju revolusi makanan, paham perjalanan makanan dari benih sebelum akhirnya sampai ke piring.
Oleh Chindy Tan
Sebuah kampanye untuk membuat Paskah menjadi perayaan sejati menuju hidup baru. Setiap tahun ada 900 ribu anak domba, kambing dan biri-biri yang disembelih untuk perayaan Paskah. Tahun lalu 80.000 selebaran disebarkan di seluruh Itali. Kegiatan ini dipelopori oleh organisasi pecinta hewan-Agireora. Keunikan kampanye ini dapat dilakukan oleh siapa saja dari tingkat individu hingga organisasi maupun kelompok. Agireora dalam situs mereka www.agireora.org, memberikan ragam pilihan untuk berpartisipasi. Mulai dari selebaran, poster hingga iklan untuk baliho, desainnya tinggal di unduh gratis di http://www.agireora.org/info/news_dett.php?id=446.

Jika Anda bergerak seorang diri, berikut terobosan-terobosan yang dapat dilakukan:
Sebarkan Poster dan Selebaran
Unduh (download) selebaran dan poster berikut, lalu tempelkan di tempat-tempat umum yang dijinkan.
Suarakan Lewat Radio-Radio Lokal, “Happy Easter!”
Bingung bagaimana caranya? Telah tersedia seruan iklan suara untuk diteruskan ke radio-radio lokal dengan tema “Happy Easter!” dapat diperoleh dari http://www.agireora.org/download/spot/buona_pasqua.mp3
Teruskan video-video lewat imel, yahoogroup atau blog Anda
Tentu cuplikan pendek yang berisi informasi urgensi membebaskan piring makan kita dari daging, seperti:
- cuplikan video pendek Meat The Truth
- cuplikan video Earthlings
- cuplikan liputan ABC News-The Power of Two
- cuplikan liputan CNN News tentang Oprah Goes Vegan
Caranya mudah masuk saja ke situs youtube.com lalu ketik kata kunci misalnya Oprah spasi vegan
Mari turut serta, kegiatan serupa dapat dilakukan oleh siapa saja, untuk perayaan apa saja: 22 April-Hari Bumi, 1 Oktober-Hari Vegetarian Sedunia, 25 November-Hari Tanpa Daging Sedunia. Sajikan dan sebarkan fakta dengan cara yang kita mampu, dengan demikian barulah berlaku “The truth will speak for itself” mengutip kata-kata Dr. Rajendra K Pachauri
“ I’m not there to change the world
I can only its level of knowledge”
Vegetarian tidak lagi berada pada koridor (sekedar) pilihan, melainkan
k e b u t u h a n. Suka atau tidak suka konsumsi daging dan produk turunannya memiliki benang merah yang sangat tebal dengan miskelola lahan, pemborosan air, gurunisasi, ketimpangan akses pangan, punahnya keanekaragaman hayati. Fakta-fakta yang sebenarnya sejak tahun 1993 telah digugat dan dianalisa oleh Jeremy Rifkin (President of the Foundation on Economic Trends and the author of seventeen bestselling books) dalam bukunya the raise dan fall of the cattle culture Namun sayangnya teriakan Jeremy Rifkin gemanya tidak ke mana-mana. Banyak pihak yang memilih mengabaikan prediksi Jeremy Rifkin. Kini akhirnya, beberapa prediksinya tertuang sebagai fakta dalam laporan PBB-FAO livestock’s long shadow (2006) dan laporan terbaru PBB Kick the Carbon Habit (2008) yang dirilis oleh UNEP.
Berdasarkan fakta dan data-data inilah, mata dunia makin terbuka dan mengakui ada yang tidak beres dengan pola makan kita, liputan CNN 6 November 2008 lalu melaporkan lebih dari 10 juta orang di Amerika putar haluan menjadi Vegan, termasuk Oprah(simak liputannya…)
Modal bagi sebuah perubahan hanyalah berani jujur pada diri sendiri, berani jujur atas fakta-fakta yang telah teruji kebenarannya. Seorang Oprah Winfrey mencoba jujur pada dirinya setelah membaca buku,”A New Earth” kemudian tergerak untuk memilih mengeluarkan daging dari piring makannya. , Oprah juga dalam blognya mengetuk dan mengajak siapa saja untuk ikut berpartisipasi menukar isi piring dengan diet “bebas daging” entah itu sehari, dua hari, tiga hari atau bahkan total bebas daging dalam seminggu (liputan CNN oleh Alina Cho, 6 November 2008)
http://www.youtube.com/watch?v=rYX18NGTwls


Salam kenal bagi siapa saja yang mau mampir di beranda bersahaja ini. Bertukar isi hati dan isi otak adalah salah satu proses manusia memanusiakan dirinya. Ada dialog di sana. Dialog yang dituntun oleh tanya demi tanya, karena manusia sepanjang hayat peradabannya adalah makhluk yang belum selesai dengan dirinya. Poin senjang yang banyak diusung berkisar pada kata kunci: MANUSIA, CINTA DAN TUHAN, VEGETARIAN, GLOBAL WARMING. Mengajak siapa saja belajar jujur pada dirinya, ketika hati dan fakta berada dalam satu garis lurus(jujur), maka kejujuran pada dirinya inilah yang akan memaksa manusia berubah. Mungkin inilah hidup yang bertanggung jawab, hidup yang fair. Berusaha memahami cara hidup saat itu juga manusia memahami cara mati





Dari penulis buku terlaris di dunia, Earth Above, hadir kembali dengan karya baru yang cemerlang. Home, film dengan judul buku yang sama, menghadirkan gambar-gambar yang menakjubkan. Sebuah ekplorasi wajah Bumi lengkap dengan foto-foto terkenal karya Arthus-Bertrand dilengkapi teks informatif oleh tim Good Planet, sebuah organisasi non-profit yang mempromosikan pemeliharaan lingkungan hidup. Home menghadirkan keindahan Bumi dan mengajak seluruh umat manusia untuk menjaganya dari kehancuran.
Film ini ditayangkan secara serentak mulai tanggal 5 Juni-14 Juni 2009 3 benua, lebih dari 50 negara, termasuk Indonesia, ditayangkan gratis lewat televisi, bioskop,
Injil Perdamaian Essene
Jelang Sang Buddha Parinirvana, Makan Babi atau Jamur?
Pro dan Kontra apakah Sang Buddha vegetarian dapat dibaca argumentasi dan dasar telaahnya yang diulas oleh Master Roshi Philip Kapleau (pendiri Budhisme Zen di Amerika) dalam buku
(





Berbalas Cuap