You are currently browsing the category archive for the 'globWarming-globVeg' category.

Oleh Chindy Tan

Gebrakan terbaru datang dari Ibu Negara Michelle Obama, pada tanggal 20 Maret 2009 lalu bersama 26 anak-anak Sekolah Dasar Bancroft di barat laut Washington, menanam benih sayur dan buah-buahan di Gedung Putih(The New York Times 20/03/09).

wwwcityfarmerinfo21

Sebagai seorang ibu dari dua putri Sasha(10thn) dan Malia(7thn), melalui aktivitas berkebun ini Michelle Obama berharap dapat menumbuhkan kecintaan anak-anaknya khususnya dan anak-anak di Amerika umumnya pada makanan yang sehat, buah segar dan sayuran organik lokal yang datang dari Bumi, bukan dari makanan kemasan, makanan kotak atau makanan kaleng. Gerakan mempromosikan makanan sehat juga merupakan salah satu agenda Michelle Obama berkaitan dengan epidemik obesitas dan diabetes yang melanda Amerika. Seperti yang disampaikan Obama di Sekolah Menengah Atas Gibbs, Saint Petersburg, Florida (01/08/08): “Jika kita dapat mengurangi kasus obesitas sampai pada angka di bawah jumlah kasus tahun 1980, maka kita akan dapat menghemat biaya perawatan medis sebesar 1 triliun dolar. Salah satu strategi yang dapat dilakukan adalah memastikan menu program makan siang yang dikonsumsi anak-anak di sekolah banyak sayur dan buah. Dengan demikian kita akan mendapatkan generasi penerus yang lebih sehat” tutur Obamawhite-house-organic-garden-lawn-photo1

Keberadaan kebun sayur dan buah di Gedung Putih ini diharapkan dapat menjadi sumber inspirasi untuk lahirnya kesadaran dalam masyarakat Amerika. Lalu mengapa anak-anak diajak terlibat? Michelle Obama berkata,” Harapan saya, melalui anak-anak mereka akan mendidik anggota keluarga yang lain dengan demikian gerakan ini akan bergulir mendidik masyarakat.”

wwwcityfarmerinfo231
Sebuah perubahan akan mengantar kita pada perubahan lainnya, bahkan bila satu orang memutuskan untuk menanam tomat setelah melihat Michelle Obama dan anak-anak sekolah menanam sebuah benih, pesan ini telah bekerja. Mengembalikan rasa keterhubungan kita dengan makanan yang kita makan, semua bermula dari tanah. Semua ini pelajaran terbesar menuju revolusi makanan, paham perjalanan makanan dari benih sebelum akhirnya sampai ke piring.

Oleh Chindy Tan

Kesadaran masyarakat global akan urgensi perubahan gaya hidup untuk mengatasi multi krisis kini mulai menyentuh kebijakan-kebijakan pemerintah. Guardian.co.uk, Minggu 26/1/2009 melaporkan Pelayanan Kesehatan Nasional di United Kingdom, akan memberlakukan peraturan menu tanpa daging di seluruh rumah sakit UK. Doktor David Pencheon, direktur Pelayanan Kesehatan Nasional mengatakan bahwa, “ini bukan hanya untuk efisiensi melainkan untuk perubahan yang berarti, karena efisiensi tidak banyak membawa perubahan. Menu tanpa daging di rumah sakit akan menghemat pengeluaran yang dapat digunakan untuk meningkatkan pelayanan pada pasien. Tentunya, tidak kalah penting adalah pengurangan emisi karbon bisa mencapai tingkat yang ditargetkan. Sementara itu, di Irlandia seperti yang dilaporkan oleh The Irish Times, Menteri Lingkungan Negara, untuk memotong dan menekan sumbangan karbon masyarakat pemerintah akan memberlakukan pajak pada daging sejumlah 7 dan 13 euros ($9-16) untuk sapi dan 1 euro ($1.25) untuk biri-biri.
Tahun depan, Pemerintah Swedia akan mengawali dengan pemberian label jumlah emisi tiap produk makanan dengan tujuan merangsang rasa tanggung jawab konsumen terhadap makanan yang mereka pilih. Berikut rujukan sumbangan karbon tiap makanan
1kg beef = 24 kg CO2
1kg beef dari industri susu = 15Kg CO2
1kg babi = 5.5kg CO2
1kg telur = 5.5kg CO2
1kg ayam = 4.6kg CO2
1kg susu = 1.2kg CO2

Kebun Sayur di Gedung Putih: Sebuah Embrio Revolusi Makanan

Gebrakan terbaru datang dari Ibu Negara Michelle Obama, pada tanggal 20 Maret 2009 lalu bersama 26 anak-anak Sekolah Dasar Bancroft di Baratlaut Washington menanam benih sayur dan buah-buahan di Gedung Putih. Sebagai seorang ibu dari dua putri Sasha(10thn) dan Malia(7thn), melalui aktivitas berkebun ini Michelle Obama berharap dapat menumbuhkan kecintaan anak-anak pada umumnya pada makanan yang sehat, buah segar dan sayuran organik lokal yang datang dari Bumi, bukan dari makanan kemasan, makanan kotak atau makanan kaleng. Gerakan mempromosikan makanan sehat juga merupakan salah satu agenda Michelle Obama berkaitan dengan epidemik obesitas dan diabetes yang melanda Amerika.

Keberadaan kebun sayur dan buah di Gedung Putih ini diharapkan dapat menjadi sumber inspirasi untuk lahirnya kesadaran dalam masyarakat Amerika. Lalu mengapa anak-anak diajak terlibat? Michelle Obama berkata,” Harapan saya, melalui anak-anak mereka akan mendidik anggota keluarga yang lain dengan demikian gerakan ini akan bergulir mendidik masyarakat.”.Sebuah perubahan akan mengantar kita pada perubahan lainnya, bahkan bila satu orang memutuskan untuk menanam tomat setelah melihat Michelle Obama dan anak-anak sekolah menanam sebuah benih, pesan ini telah bekerja. Mengembalikan rasa keterhubungan kita dengan makanan yang kita makan, semua bermula dari tanah. Semua ini pelajaran terbesar menuju revolusi makanan, paham perjalanan makanan dari benih sebelum akhirnya sampai ke piring.


“I think what I really learned in all of this,
Was to be true to myself
To be true to my inner voice
And I began to see,
That we really do have the power,
Our own lives really do make a difference,
Just by being more conscious of the food that we eat.
We can heal ourselves; we can heal the environment,
We can heal this planet”

John Robbins dibesarkan di jantung Mega Bisnis Perusahaan Makanan di Amerika. Dari kecil diharapkan kelak dapat mengambil alih dan menjalankan apa yang telah menjadi perusahaan es krim terbesar di dunia – Baskin-Robbins. Tahun demi tahun John Robbins dibesarkan dan dipersiapkan untuk tugas ini, mendapat kesempatan untuk hidup dalam skenario yang paling diidamkan oleh semua orang Amerika. Bahkan mimpi yang hanya dapat dicapai oleh segelintir orang. Kolam renang berbentuk kerucut es krim di halaman belakang rumah tinggalnya, merupakan simbol kesuksesan yang sedang menunggunya.

Tetapi ketika waktunya tiba untuk memutuskan John Robbins berkata: “ terima kasih, saya sangat menghargai tawaran baik ini, tetapi ‘Tidak!’ Saya harus berkata tidak. Nurani menarik saya ke arah yang berbeda, sesuatu yang lain memanggil saya, dan bagaimanapun kerasnya saya berusaha, saya tetap tidak bisa mengabaikannya.”

Ada mimpi yang lebih menyentak dan menarik langkah saya . Sebuah mimpi di mana semua makhluk hidup berbagi karena dibangun atas rasa hormat pada semua bentuk kehidupan. Mimpi dimana masyarakat berdamai dengan hati nurani karena mereka menghormati dan tinggal berdampingan dengan semua bentuk kehidupan. Mimpi bahwa manusia hidup selaras dengan hukum Sang Pencipta, menghargai dan merawat lingkungan alami, mengkonservasi alam, bukan justru menghancurkan alam. Mimpi tentang masyarakat yang benar-benar sehat, mempraktekkan pengayoman yang bijaksana dan berbelas kasih pada keseimbangan ekosistem.

Ini bukan mimpi saya seorang. Sesungguhnya adalah mimpi semua umat manusia yang sama-sama bisa melihat keadaan Bumi yang menyedihkan, dan merasakan luka Bumi sebagai bagian dari dirinya. Juga mimpi mereka yang merasa bahwa panggilan menghormati dan melindungi dunia di mana kita hidup adalah kewajiban. Pada tingkat tertentu, kita semua berbagi dalam mimpi ini.

Saya memilih membangun integritas dan mimpi saya. Bersama istri kami pindah ke pulau kecil di Kolumbia, hidup dari apa yang kami tanam sendiri. Merajut hidup kami dalam jejaring alam, Mencoba menemukan akar hidup kami bersama Bumi. Mendefenisikan ‘cukup’ akan materi dengan pengeluaran 600 dolar /tahun selama tujuh tahun.

Hampir tak seorang pun dari kita menyadari betapa besarnya kebiasaan makan kita berpengaruh terhadap kemungkinan mimpi ini menjadi kenyataan. Kita tidak menyadarinya dalam berbagai cara, bagaimana apa yang kita makan bisa mempunyai dampak begitu luar biasa. Adalah John Robbins melalui bukunya Diet For A New America, buku pertama yang menunjukkan dalam detail penuh dasar dari dampak ini, tidak hanya terhadap kesehatan kita, tetapi sebagai tambahan atas kekuatan masyarakat kita, kesehatan dunia kita, dan kesejahteraan semua makhluk. “Ternyata yang terjadi, kita mempunyai sebab untuk berterima kasih, karena apa yang terbaik bagi diri kita secara pribadi adalah juga terbaik untuk semua bentuk kehidupan dan semua sistem pendukung kehidupan dimana kita semua bergantung kepadanya.
kepada Anda tentang bagaimana Anda bisa menikmati makanan dengan benak dan hati bersih dan tak terpolusi.”

Buku Diet For A New America telah mengguncang dan mengetuk kesadaran orang untuk sungguh terhubung dengan setiap detil konsekuensi atas pilihan makanan yang akan dimasukkan ke dalam mulut . Sejak pertama kali terbit tahun 1987, John Robbins mendapat respon sejumlah 75.000 surat. Lima tahun setelah buku Diet For A New America terbit, terjadi perubahan besar-besaran dalam pola konsumsi beef di Amerika, sungguh di luar dugaan dapat menurun hingga 20%.

Joanna Macy penulis buku-Despair and Personal Power in the Nuclear Age- bertutur tentang salah satu buku terbaik John Robbins ‘Diet For A New America’
“Saya berterima kasih bahwa buku ini bukan kotbah. Terlalu penting untuk sebuah kotbah – terlalu penting untuk kesehatan kita sebagai individu, sebagai keluarga, sebagai masyarakat dan sebagai planet. John Robbins tidak mencaci atau berkotbah; dia membawa kita dalam perjalanan besertanya, membagi cintanya bagi kehidupan dan hormatnya bagi semua bentuk kehidupan, termasuk diri kita. Sementara dia membagi juga keterkejutannya dan kesakitan atas apa yang ditemukannya dalam Mega Bisnis Perusahaan Makanan di Amerika, dia dengan arif membiarkan kita menarik kesimpulan kita sendiri tentang bagaimana kita ingin hidup. Ketika saya menapaki serpihan dan kayu apung, saya berpikir sendiri ‘Skenario ini utopis yang liar, absurd. Juga jelas tentang cara tujuan hidup kita, membangun hidup’.

Ditulis ulang dari buku dan video Diet For A New America, The Food Revolution oleh Chindy Tan

ps.
tulisan ini akan dipublikasikan di majalah info vege edisi 3
tayangan perjalanan John Robbins tinggal klik kolom koleksi video dengan judul Diet For A New America part 1 (tengok ke kolom kiri ya;)

Berikut jalur bebas unduh (link free download) yang diberikan oleh Sdr Andy (many thanks before bro;)
http://untukbumi.co.cc/download/Meat%20The%20Truth%20London%202008/
Film ini diproduksi oleh Nicolaas G. Pierson Foundation,
narator utama: Marianne Thieme, Ketua Partai yang memperjuangkan Hak-Hak Binatang dan berhasil mendapat kursi di jajaran anggota dewan di Belanda (satu-satunya dan yang pertama di Eropa, Partai Hak-Hak Binatang mendapat tempat di pemerintahan). Film ini menvisualisasikan kompilasi data-data penelitian dari FAO, dan beberapa Universitas keterkaitan konsumsi daging dengan kontribusi gas rumah kaca.
simak cuplikan berikut ini

Read the rest of this entry »

sumber: http://kesehatan.kompas.com/read/xml/2009/03/07/02405619/pikiran.lebih.jernih.dengan.vegetarian
Sabtu, 7 Maret 2009 | 02:40 WIB
Laporan wartawan KOMPAS Lukas Adi Prasetyo
345767420l

YOGYAKARTA, JUMAT – Menjadi seorang vegetarian, pikiran manusia lebih jernih dan gembira, sebab ikut mengambil peran dalam pelestarian alam, kasih sayang terhadap binatang, dan menghargai kehidupan.

Hal itu disampaikan Kamalanathan Sappani, dokter, penggiat vegetarian, yang juga Medical Director Metronik iCares SDN BHD Malaysia, ketika berbicara dalam seminar vegetarian yang diselenggarakan Indonesia Vegetarian Society (IVS), Jumat (6/3) malam.

“Kita harus mengambil satu langkah untuk menyelamatkan bumi, dengan melihat menu makan kita,” ujarnya.

Read the rest of this entry »

Vegetarian tidak lagi berada pada koridor (sekedar) pilihan, melainkan
k e b u t u h a n. Suka atau tidak suka konsumsi daging dan produk turunannya memiliki benang merah yang sangat tebal dengan miskelola lahan, pemborosan air, gurunisasi, ketimpangan akses pangan, punahnya keanekaragaman hayati. Fakta-fakta yang sebenarnya sejak tahun 1993 telah digugat dan dianalisa oleh Jeremy Rifkin (President of the Foundation on Economic Trends and the author of seventeen bestselling books) dalam bukunya the raise dan fall of the cattle culture Namun sayangnya teriakan Jeremy Rifkin gemanya tidak ke mana-mana. Banyak pihak yang memilih mengabaikan prediksi Jeremy Rifkin. Kini akhirnya, beberapa prediksinya tertuang sebagai fakta dalam laporan PBB-FAO livestock’s long shadow (2006) dan laporan terbaru PBB Kick the Carbon Habit (2008) yang dirilis oleh UNEP. unepmeatedit Berdasarkan fakta dan data-data inilah, mata dunia makin terbuka dan mengakui ada yang tidak beres dengan pola makan kita, liputan CNN 6 November 2008 lalu melaporkan lebih dari 10 juta orang di Amerika putar haluan menjadi Vegan, termasuk Oprah(simak liputannya…)
Modal bagi sebuah perubahan hanyalah berani jujur pada diri sendiri, berani jujur atas fakta-fakta yang telah teruji kebenarannya. Seorang Oprah Winfrey mencoba jujur pada dirinya setelah membaca buku,”A New Earth” kemudian tergerak untuk memilih mengeluarkan daging dari piring makannya. , Oprah juga dalam blognya mengetuk dan mengajak siapa saja untuk ikut berpartisipasi menukar isi piring dengan diet “bebas daging” entah itu sehari, dua hari, tiga hari atau bahkan total bebas daging dalam seminggu (liputan CNN oleh Alina Cho, 6 November 2008)

http://www.youtube.com/watch?v=rYX18NGTwls

who-is-barack-obama4

“Saya baru saja membaca sebuah artikel di New York Times yang ditulis oleh Michael Pollen mengenai pangan dan fakta bahwa seluruh sistem peternakan kita bergantung pada minyak yang harganya murah. Sebagai akibatnya, sektor peternakan kita sebenarnya menyumbang lebih banyak gas rumah kaca daripada sektor transportasi kita. Dan sementara itu juga, peternakan menciptakan monokultur yang rentan terhadap ancaman ketahanan nasional, rentan terhadap harga pangan yang meroket ataupun anjlok, naik turunnya harga komoditas, dan sebagian bertanggung jawab atas ledakan biaya medis karena peternakan menyebabkan diabetes tipe 2, stroke, dan penyakit jantung, obesitas, semua hal yang mendorong pengeluaran besar-besaran dalam biaya medis kita. Itu hanya satu sektor ekonomi. Hal yang sama juga berlaku di sektor transportasi. Hal yang sama juga berlaku dalam konstruksi bangunan. Di seluruh bidang sama. Bagi kami boleh dibilang kami akan memperbarui total bagaimana kita menggunakan energi untuk menangani perubahan iklim, menangani ketahanan nasional, dan mendorong ekonomi kita, itu akan menjadi prioritas nomor satu saya ketika saya masuk bekerja, dengan asumsi, sudah jelas, bahwa kita sudah cukup berbuat sesuatu untuk menstabilkan situasi ekonomi saat ini.” Akhirnya, Barack Obama mengakui secara terbuka bahwa peternakan menyumbang lebih banyak gas rumah kaca daripada seluruh transportasi.

Sumber : http://www.ecorazzi.com/2008/11/17/barack-obama-discusses-the-dangers-of-modern-factory-agriculture/ http://gristmill.grist.org/story/2008/10/27/62034/896

http://www.kafedaun.com/content/view/136/40/

sri-sultanSri Sultan Hamengku Buwono X di Vegetarian Bazaar 2008, Batam: 4 Sehat Baru.
Di sela-sela acara kunjungannya, beliau mengatakan kepada media massa bahwa beliau mendukung pola hidup vegetarian. Beliau pernah bervegetarian satu bulan penuh di California beberapa tahun lalu. Beliau menambahkan,”Vegetarian bukan soal agama. Ini soal kesehatan dan lingkungan hidup. Di masa mendatang, arus vegetarian akan semakin kencang.”
Sri Sultan juga ikut menandatangani Meatless Day Pledge tahun 2008 lalu.
sumber:
majalah Info Vegetarian edisi 2

Selasa, 25 November 2008 | 21:09 WIB
YOGYAKARTA, SELASA – Hari Tanpa Daging Internasional atau International Meatless Day, Selasa (25/11) ini, diimplementasikan Indonesia Vegetarian Society lewat ajakan agar masyarakat tidak menyantap daging selama sehari.

Dengan mengurangi konsumsi daging, selain tubuh lebih sehat, manusia ikut peduli lingkungan. Hal tersebut disampaikan Chindy Tanjung, Koordinator Indonesia Vegetarian Society (IVS) Cabang Jawa Tengah dan Yogyakarta , Selasa (25/11).

“Manusia mestinya bisa semakin adil dan memandang jernih setiap inchi kontribusi kerusakan di muka bumi yang disebabkan ulahnya sendiri,” ujarnya.

Konsumsi daging yang berlebih, menurut dokter gigi ini, secara tidak langsung menjadikan manusia tidak adil dengan lingkungan. Bahaya daging sudah terpapar, misalnya menyebabkan tekanan darah tinggi hingga kolesterol. Namun , banyak yang terus menutupinya seakan fakta itu tiada.

Banyak bukti kerusakan lingkungan berujung pada urusan daging. Prasasto Satwiko, profesor yang juga Koordinator Bidang Teknologi Pusat Studi Energi Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) menyebut, peternakan dan industri daging terbukti menyebabkan pemborosan energi yang berujung pada kerusakan lingkungan.

Pemakaian energi untuk menghasilkan daging, terang dia, dimulai dari menanam tanaman untuk pakan ternak. Selanjutnya adalah urusan transportasi, pengolahan, aktivitas peternakan, penjagalan, hingga pendinginan. Setiap tahap menyebabkan polusi dan gas rumah kaca. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah melaporkan, industri peternakan menyumbang 18 persen gas rumah kaca.

Penelitian oleh ahli pertanian David Pimental dan Robert Goodland juga menunjukkan bahwa untuk setiap kg daging sapi yang kita makan, dibutuhkan 100.000 liter air, ujar Prasasto.

Chindy menambahkan, kekeliruan yang masih ada adalah pandangan bahwa sumber hewani memberi protein, gizi, dan tenaga yang lebih hebat ketimbang sumber nabati. Itu anggapan keliru. Tumbuhan sudah memberi kita segala yang diperlukan sel tubuh, namun kita belum menyadari, ujar Chindy yang adalah dokter gigi ini.

Secara terpisah, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) DIY Adam Suyadi mengatakan, sangat bagus bagi tubuh kalau konsumsi daging bisa dikurangi sebanyak mungkin. Daginglah yang selama ini menyumbang masalah kesehatan, sedangkan tumbuhan tidak.

Dalam rangkaian hari tanpa daging internasional, IVS Jawa Tengah dan DIY telah menggalang aksi tanda tangan sejak dua minggu lalu. Menurut Chindy, total tanda tangan dilakukan 3. 545 orang. Sedangkan untuk seluruh Indonesia 5.855 orang. Di Malaysia, terkumpul 7.5 00 tanda tangan.

Lukas Adi Prasetyo

http://www.kompas.com/read/xml/2008/11/25/21091252/Hari.Tanpa.Daging.Internasional..Tubuh.Sehat.Lingkungan.Terjaga

Hari Minggu (21/9) sejak pukul 15.00 sampai 21.00 WITA, para warga Kota Makassar berkumpul di Tamalate Room, Hotel Kenari, Jalan Yosef Latumahina. Mereka berkumpul untuk mendengarkan seminar mengenai pola hidup sehat melalui bervegetarian. Tema seminar dan talkshow kali ini adalah “Cerdas Untukmu, Sehat Bagi Bumi”.
Dalam kesempatan ini hadir DR. Dra. Ratu Ayu Dewi Sartika, Apt, Msc dan Drs. Susianto, MKM dari Jakarta, sedangkan dari Makarios hadir pula Prof. Dr. J. S. Lisal, Spa(K), Sp.GK. Para ahli gizi ini di undang sebagai pembicara dalam seminar tersebut, dengan keyakinan mereka yang berbeda-beda, karena warga yang melakukan vegetarian tidak hanya bagi satu keyakinan/agama saja melainkan dianjurkan kepada semua orang dengan keyakinan apapun.


dsc072781


Seminar ini diadakan oleh para pengurus Indonesia Vegetarian Society (IVS) cabang Makassar, yang diketuai oleh Fanny Hosana (Lu Chuan Ing). Seminar yang dihadiri oleh kurang lebih 320 peserta ini dibuat dengan tujuan memperkenalkan pola makan yang sehat dan ramah lingkungan melalui vegetarian kepada masyarakat Makassar. Karena selama ini orang selalu berpikir pola makan yang sehat adalah 4 sehat 5 sempurna, yaitu nasi, lauk-pauk (daging), sayur-mayur, buah-buahan, dan susu. Sedangkan pada menu vegetarian, kandungan gizi yang terkandung pada daging juga terdapat juga pada kacang-kacangan, buah-buahan, dan telur.


Selain itu, diajarkan pula agar setiap orang lebih menghargai bumi dengan tiga cara yang telah diperkenalkan oleh Dr. Rajendra K. Pachauri, Ketua IPCC (Intergovernmental Panel on Climate Change), berasal dari India. Ketiga cara tersebut adalah, pertama, jangan makan daging (bervegetarian), karena daging merupakan komoditas penghasil emisi karbon paling intensif (18%). Kedua, kendarai sepeda, sebab kontribusi emisi karbon gabungan seluruh kendaraan bermotor di dunia adalah 13,5%. Terakhir, jadilah konsumen yang hemat dengan membeli barang yang dibutuhkan, bukan yang diinginkan. Seminar yang terbagi ke dalam 3 sesi ini juga menghadirkan hiburan, seperti tarian dan juga pembagian doorprize.

dsc07287

Adapun seminar ini merupakan rangkaian kegiatan dari peringatan Hari Tanpa Daging Sedunia (World Meatless Day) yang akan dilakukan pada tanggal 23 November 2008 nanti, bertempat di Main Hall GTC Tanjung Bunga dalam bentuk seminar dan talkshow bersamaan dengan bazaar vegetarian yang bekerja sama dengan beberapa rumah makan/depot vegetarian di Makassar, serta berbagai macam lomba. Dalam kesempatan tersebut, hadir pula Chindy Tan, Koordinator Cabang IVS Jawa Tengah dan Yogyakarta, sebagai pembicara.(Paolina)

sumber: Majalah Pecinan Terkini edisi November

Mother Earth Salam kenal bagi siapa saja yang mau mampir di beranda bersahaja ini. Bertukar isi hati dan isi otak adalah salah satu proses manusia memanusiakan dirinya. Ada dialog di sana. Dialog yang dituntun oleh tanya demi tanya, karena manusia sepanjang hayat peradabannya adalah makhluk yang belum selesai dengan dirinya. Poin senjang yang banyak diusung berkisar pada kata kunci: MANUSIA, CINTA DAN TUHAN, VEGETARIAN, GLOBAL WARMING. Mengajak siapa saja belajar jujur pada dirinya, ketika hati dan fakta berada dalam satu garis lurus(jujur), maka kejujuran pada dirinya inilah yang akan memaksa manusia berubah. Mungkin inilah hidup yang bertanggung jawab, hidup yang fair. Berusaha memahami cara hidup saat itu juga manusia memahami cara mati

---Chindy Tan---

EATING UP THE WORLD

DOWNLOAD PDF FILE EATING UP THE WORLD eating up the planet If we want to preserve and restore our environment in Australia, we must make changes to our diet. The food we eat has a major effect on our waterways, the quality of the air we breathe and on the environment around us. Eating fish and other sea life is killing our oceans, agricultural industries are polluting our waterways, and vast areas of land are wasted with the grazing of animals. These practices are unsustainable and the global impacts are being felt more than ever before. By adopting a vegetarian diet you can make a significant contribution towards improving your health as well as that of the planet. Animal industries are eating up the world. It is up to us to save it!

Film Dokumenter Processed People

processed people Free Download Trailer film Processed People. "Sebenarnya kita sedang mengonsumsi sesuatu yang tidak layak disebut makanan” Jay Gordon, MD, FAAP, FABM,IBCLC Asisten Prof Kesehatan Anak UCLA Medical School Film ini merupakan finalis USA Film & MAUI Film Festival di dukung oleh dokter-dokter ahli dari UCLA, John Robbins, Jeffrey Moussaief Masson, dan pakar-pakar lainnya.

sinopsis film Processed People

The statistics are terrifying. Two hundred million Americans are overweight and 100 million are obese. More than 75 million Americans have high blood pressure. 24 million people are diabetic. Heart disease remains the No. 1 cause of death for men and women, followed by stroke and obesity-related cancers. Obesity has overtaken tobacco as the No. 1 cause of preventable deaths in the United States. Over 50% of bankruptcies are caused by what has become known as “medical debt.” Fast food, fast medicine, fast news and fast lives have turned many Americans into a sick, uninformed, indebted, “processed” people.

Film Dokumenter H O M E

Free Download Full Version H O M E Dari penulis buku terlaris di dunia, Earth Above, hadir kembali dengan karya baru yang cemerlang. Home, film dengan judul buku yang sama, menghadirkan gambar-gambar yang menakjubkan. Sebuah ekplorasi wajah Bumi lengkap dengan foto-foto terkenal karya Arthus-Bertrand dilengkapi teks informatif oleh tim Good Planet, sebuah organisasi non-profit yang mempromosikan pemeliharaan lingkungan hidup. Home menghadirkan keindahan Bumi dan mengajak seluruh umat manusia untuk menjaganya dari kehancuran. Film ini ditayangkan secara serentak mulai tanggal 5 Juni-14 Juni 2009 3 benua, lebih dari 50 negara, termasuk Indonesia, ditayangkan gratis lewat televisi, bioskop, internet klik disini . Berkisah tentang Bumi dan evolusi semua makhluk hidup, dan bagaimana manusia yang paling muda umur eksisnya justru merupakan oknum yang paling bertanggung jawab atas kerusakan bahkan kehancuran Bumi. Film ini juga mengupas tentang inefisiensi hasil pertanian untuk memproduksi daging. Arthus-Bertrand berkata, “50 persen hutan yang telah hilang, bukanlah hal yang paling penting, melainkan 50 persen yang masih tersisa”

Yesus Vegetarian?

Injil Perdamaian Essene (The Essene Gospel of Peace) yang diterbitkan oleh Lembaga Internasional Biogenik. Teks-teks ini diterjemahkan oleh Edmond Bordeaux Szekely dari naskah kuno berbahasa Yahudi dan Aramaik di dalam Arsip Rahasia Vatikan dan dari tulisan bahasa Slavia kuno di dalam Perpustakaan Kerajaan Hapsburgs (sekarang milik pemerintah Austria). Versi ringkasan buku-buku ini dapat diakses di: http://www.thenazareneway.com/index_essene_gospels_of_peace.htm Salah satu terjemahan Injil perdamaian... Yesus sendiri berkata," Dan daging hewan yang dibunuh dalam tubuh manusia akan menjadi kuburan manusia itu sendiri. Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, manusia yang membunuh adalah membunuh dirinya sendiri, dan mereka yang memakan daging hewan yang dibunuh, memakan kematian."

Sang Buddha Vegetarian?

Jelang Sang Buddha Parinirvana, Makan Babi atau Jamur? Pro dan Kontra apakah Sang Buddha vegetarian dapat dibaca argumentasi dan dasar telaahnya yang diulas oleh Master Roshi Philip Kapleau (pendiri Budhisme Zen di Amerika) dalam buku To Cherish All Life (DOWNLOAD FULL VERSION

Video: Diet For A New America-John Robbins

Free Download: Video(part1-8): Diet For A New America “I think what I really learned in all of this, Was to be true to myself To be true to my inner voice And I began to see, That we really do have the power, Our own lives really do make a difference, Just by being more conscious of the food that we eat. We can heal ourselves; we can heal the environment, We can heal this planet"<a

Free Download Film Dokumenter Super Size Me

(Film Dokumenter Supersize Me, 2004)-Free Download Self Experience dari Morgan Spurlock, 30 hari bersama daging. Juga memaparkan fakta pengaruh makanan terhadap perilaku. Kaitan makanan dengan perilaku juga dibuktikan korelasinya di Central Alternative High School yaitu sekolah tinggi anak-anak yang memiliki perilaku bermasalah. “Kami menyajikan sayur-sayuran dan buah-buahan tanpa bahan pengawet. Semua makanan kami buat tanpa proses pemanggangan dan penggorengan. Di sini kami juga TIDAK MENGENAL DAGING. “Greg Bretthauer-Dekan Applleton Wiscosin-Central High School. “Kami meniadakan mesin soft drink dan junk food. Kami melihat, hal ini MEMBUAT PERUBAHAN YANG BESAR PADA SISWA.” Debra Larson-School Social Worker (Film Dokumenter Supersize Me, 2004)

Slide Show Buku Terbaru Lester Brown: Plan B.3

Watch videos at Vodpod and other videos from this collection.

RSS Gary Francione’s thoughts

  • Resolution #2 for 2010: Stop Vegan Bashing December 27, 2009
    Dear Colleagues: Speciesism occurs when we accord a different weight to a similar interest on the basis of species. An example of speciesism is vegan bashing. We all agree that human slavery—however “humane”—is morally unjustifiable. But animal slavery—if “humane”—is defended by some so-called animal advocates who characterize veganis […]
    Gary L. Francione
  • Resolution #1 for 2010: Promote Veganism as the Moral Baseline December 27, 2009
    Dear Colleagues: Let’s start out 2010 the right way-promoting veganism as a moral baseline. Veganism is not, as some welfarists suggest, the “most” that we can do; it’s the least that we can do if we take animal interests seriously. If we regard nonhumans as moral persons, then we cannot justify eating, wearing, or using them. [...] R […]
    Gary L. Francione
  • Commentary: The Virtual Billboard Campaign: THE WORLD IS VEGAN! If you want it. December 22, 2009
    Dear Colleagues: In this commentary, I discuss the virtual billboard campaign, which focuses on empowering advocates with a positive message that change is possible and that we have the responsibility to effect that change. It is time to reject the vegan bashing that has become the central focus of the welfarist movement. And I introduce Christine, the [...] […]
    Gary L. Francione
  • BBC World Service to Do 2-Part Program on Animals and Animal Movement December 19, 2009
    Dear Colleagues: On December 31, 2009 and January 7, 2010, the BBC World Service will do a 2-part documentary program entitled One Planet: Animals and Us. Victor Schonfeld, who did The Animals Film (narrated by Julie Christie) in 1982, hosts the program. Schonfeld will question whether we have made any progress in this area and will ask [...] Related posts: […]
    Gary L. Francione
  • A Note About Our Virtual Billboard December 18, 2009
    Dear Colleagues: Earlier this week, I posted two entries (1,2) about creating a virtual billboard spreading the slogan: THE WORLD IS VEGAN! If you want it. The point of this project is to reinforce a simple idea: that a vegan world is something that humans have the ability to bring into existence. We only have to want it. [...] Related posts:Commentary: The […]
    Gary L. Francione

RSS Ecorazzi News

  • Bollywood Star Neha Dhupia Shoots Stunning ‘Go Green’ Calendar December 29, 2009
    Bollywood actress Neha Dhupia has become the latest Indian star to promote the green scene — this time in a new calendar shot by ace photographer Jatin Kampani. Each scene shows Neha as different avatars of the elements of nature. “I grabbed this opportunity of making people aware of today’s need to protect the environment,” the [...]
    Michael d'Estries
  • Russell Crowe Gives Coat To Homeless Fan December 29, 2009
    Out of the news for a little while, Russell Crowe has been filming his new movie “The Next Three Days” in Pittsburgh.  This past week he heard that a homeless fan of his, nicknamed “Radio Man”, had ridden his bike from New York just to see the actor on set. I can imagine that it’s a [...]
    Luke Warner
  • Go Green This New Year With PCRM’s 21-Day Vegan Kickstart Program December 29, 2009
    The new year is just days away and it’s time to sit down and seriously think about those resolutions. Want to lose a few pounds? Maybe incorporate some more green practices into your life? Then keep on reading! The Physicians Committee for Responsible Medicine is launching a 21-day Kickstart program based on research by Neal Barnard, M.D [...]
    Michael Parrish DuDell
  • Top 10 Eco-Documentaries Of The Decade December 28, 2009
    Another ten years of excellence in documentary filmmaking is coming to a close — and perhaps more than any other genre, the environmental scene witnessed an explosion of movies covering all manner of subjects. It was rough work, but we boiled down the films made under the green banner during the ’00s down to 10. While [...]
    Michael d'Estries
  • Kim Kardashian Pimps Herself Out For Fast Food – We Roll Our Eyes December 24, 2009
    Kim Kardashian is the latest celebrity to sign a deal with the devil (aka Carl’s Jr.) and pimp herself out for fast food. Gross me out, why don’t you? In the ad, Kim eats a Cranberry Apple Walnut Chicken Salad in a low-cut robe and confesses: “I am such a neat freak. Everything has to be [...]
    Michael Parrish DuDell
  • Artist Shepard Fairey Creates Sea Shepherd Print December 23, 2009
    Artist Shepard Fairey, who rose to fame with his Barack Obama “HOPE” posters, has created a new poster to support the Sea Shepherd and honoring Captain Paul Watson. “I am opposed to injustice in any form and I am an environmental advocate,” said Fairey. “The delicate balance of eco-systems needs to be maintained to protect all [...] […]
    Michael d'Estries
  • Jennifer Aniston And Jamie Oliver Team Up To Write “Healthy” Cookbook December 23, 2009
    Secrets, secrets are no fun, unless you share with everyone. Rumor on the internet is that Jennifer Aniston and Jamie Oliver are teaming up to write a healthy cookbook. “Jen and Jamie have been bashing around ideas for ages,” a source tells UK’s Daily Star. “They like the idea of combining healthy eating with traditional family dinner […]
    Michael Parrish DuDell
  • The Green Quote: PETA Asks Pope Benedict XVI To Go Vegan On World Day Of Peace December 23, 2009
    “On behalf of People for the Ethical Treatment of Animals (PETA) and our more than 2 million members and supporters worldwide, we applaud your strong exhortations for environmental protection, and we urge you to consider the fact that the most effective action an individual can take to fight climate change is to go vegan (which [...]
    Michael Parrish DuDell

RSS Vegetarian Star

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

RSS Enviro News

  • Food Inc. Review December 10, 2009
    Companies use false imagery in the marketing of their products such as farm houses next to green pastures that resemble the old school farming mentality. In reality, today it is more of a factory system that has been standardized and controlled by a few businesses that have monopolized the industry for their own financial gain. The expense is often of the ha […]
    noreply@blogger.com (JT)
  • Chromium 6 Emissions from ESCO in Portland November 13, 2009
    This story comes the NW Examiner in the Northwest Neighborhood of Portland, Oregon. http://www.nwexaminer.com/issues/11November2009.pdfHexavalent chromium accumulates in organisms and does not break down in the environment. No level of human exposure is considered safe.The EPA says that the respiratory tract is the major target organ for chromium 6 toxicity, […]
    noreply@blogger.com (JT)
  • Urban Rooftop Wind Turbines November 5, 2009
    The Indigo Building or 12 West building recently installed Portland's first wind turbines on the top of a high rise. The wind energy generated from the four small-scale turbines (45 feet tall compared to the massive 400-foot turbines in the Columbia River Gorge) will only produce about one percent of the building’s total energy usage, but serves as a be […]
    noreply@blogger.com (JT)

RSS Scientific News

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

RSS KOMPAS

RSS Catatan Pinggir-Goenawan Mohamad

  • Macbeth December 21, 2009
    Politik, seperti halnya tragedi, tak akan punya arti tanpa kesangsian. Mungkin itulah sebabnya Macbeth, tragedi Shakespeare, tak mudah dilupakan, juga oleh seorang presiden. Pada suatu malam sastra di Gedung Putih, Presiden Clinton bercerita bahwa perkenalan pertamanya dengan puisi berlangsung di SMP, ketika gurunya memintanya menghafal baris-baris solilokui […]
    anick
  • Recehan December 14, 2009
    Di Jakarta yang macet, jalan menampik alasannya sendiri. Sejak Daendels membentangkan 1400 km “La Grande Route” di Jawa di abad ke-18, sampai dengan ketika dinas pekerjaan umum Republik Indonesia membuka jalur-jalur baru di abad ke-21, jalan diasumsikan sebagai ruang untuk mobilitas, peringkas waktu tempuh. Ia bagian dari arah dan gerak, dari dunia modern ya […]
    anick

RSS Ruang Hati

  • Berbagi Ketidaksempurnaan December 10, 2009
    Kita mungkin tidak akan pernah melupakan satu kisah nyata yang mirip dongeng; tragedi cinta Puteri Diana dan Pangeran Charles. Kematian Sang Puteri begitu mengharu biru dunia. Tercatat dua milyar lebih pasang mata menitikkan air mata pemakaman Sang Puteri. Larut dalam sedih dan kehilangan. Dunia tidak akan melupakan pernikahan megah Putera Mahkota Inggris da […]
    ruanghatikita

RSS Guardian News

RSS The New York Times

  • Climate Talks, Protests and Danish Police December 29, 2009
    Protesters say Danish police used unnecessarily heavy-handed tactics during two weeks of demonstrations earlier this month. The police say they successfully kept the peace.
    By LARS KROLDRUP and TOM ZELLER JR.
  • Hong Kong's Water Security December 29, 2009
    A series of droughts in China has raised concerns about Hong Kong's water supply.
    By REENITA MALHOTRA HORA
  • Should Europe Intervene to Support the Price of Carbon? December 28, 2009
    Despite tumbling prices, creating a so-called floor price for carbon could discredit the market for emissions trading in Europe.
    By JAMES KANTER
  • Harnessing the Sun to Store the Wind December 28, 2009
    A Phoenix company, Solar Southwest Technology, wants to marry solar energy and a wind farm.
    By MATTHEW L. WALD
  • Generating Solar Power After Dark December 26, 2009
    Two solar farms planned in the West would use technology that allow utilities to generate electricity after the sun goes down.
    By TODD WOODY

RSS Newsweek

Archives

Top Clicks

  • None

Blog Stats

  • 16,765 hits

 

December 2009
M T W T F S S
« Nov    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031